Ngobrol Santai Bareng Wartawan Suara Merdeka

Tulis dan Bagikan pada Dunia
SMK Muhammadiyah Purwodadi selalu berupaya meningkatkan Gerakan Literasi Sekolah. Kali ini dengan mempertemukan siswa-siswi SMK Muhammadiyah Purwodadi dengan Mas Zulkifli Zainudin Fahmi (wartawan Suara Merdeka) dalam acara Pelatihan Jurnalistik Siswa di Aula SMK Muhammadiyah Purwodadi pada tanggal 18 Desember 2019 bertemakan Tulis dan Bagikan pada Dunia. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memfasilitasi penerbitan dan publikasi hasil karya siswa melalui website smkmuhipurwodadi.sch.id maupun majalah dinding sekolah. Yuk simak uraian singkat saat Mas Zulkifli berbagi ilmunya kepada kami.

Karena Tulisan Tak Lekang oleh Waktu
Saat wahyu turun, Rasulullah SAW berpesan kepada sahabat untuk menghafal wahyu di dalam hati. Lantas, sebab Al Qur’an harus tersampaikan kepada para pengikut Rasulullah SAW. Maka di tahapan awal, Rasulullah SAW mengangkat para penulis wahyu dari sahabat-sahabat terkemuka, seperti Ali bin Abi Thalib, Muawiyah bin Abi Sufyan, Ubai bin Ka’ab, dan Zaid bin Tsabit. Mereka menuliskan Al Quran di atas pelepah kurma, kulit binatang, potongan tulang, dan batu. Dan karena itulah, hari ini kita masih bisa menemui Al Quran dan membacanya.

Menulis seperti Memasak
Setidaknya ada 4 hal yang diperhatikan saat memasak, yaitu menyiapkan bahan yang akan dimasak, bumbu dapurnya, cara memasaknya dan cara menyajikannya. Sama halnya dengan menulis. Di awal, seorang penulis perlu mengumpulkan bahan-bahan sebagai sumber tulisan yang bisa didapatkan melalui membaca, wawancara, survey, mencari referensi, juga bisa dengan merekam suatu peristiwa. Setelah bahan siap, seorang penulis perlu membumbuinya dengan gaya bahasa yang menarik dan pemilihan diksi yang pas untuk tulisan dan para pembacanya. Lalu, bahan dan bumbu tersebut diolah dengan teknik menulis yang memperhatikan unsur 5W1H, kaidah jurnalistik (khusus artikel berita), tidak berpihak, tidak menyudutkan dan lugas dalam menyampaikan kebenaran data. Hingga kemudian tulisan disajikan dengan layout yang menarik dengan ornamen infografis maupun foto pendukung.

Bagaimana Menumbuhkan Minat Menulis?
Saya adalah jurnalis yang setiap hari harus menulis berita, pernah jenuh juga. Biasanya saat jenuh, saya mencari dan membaca karya tulisan orang lain. Bukan membaca status Whatsapp atau Instagram, nggak recommended banget untuk menguatkan kemampuan menulis. Saya sejak SD, hampir setiap hari saya baca Koran ayah saya. Kolom olahraga yang paling sering saya baca, apalagi kalau beritanya tentang Serie A Liga Italia. Pas itu, Intermilan, AC Milan dan Juventus lagi kuat-kuatnya. Beranjak SMA, saya coba baca kolom politik. Dari situ, kita akan mendapati keingintahuan untuk menulis karya serupa. Muncul pertanyaan, bagaimana caranya menulis artikel semacam ini, bla bla bla dan seterusnya. Selain itu, temen-temen bisa buat atau gabung komunitas menulis untuk tetap menjaga semangat menulis.

Media Sosial

Hubungi Kami

  • Jalan KH Ahmad Dahlan Nomor 1,
    Desa Kalongan, Kecamatan Purwodadi,
    Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah

  • (0292) 423122

  • smkmuhpwdd@gmail.com 

SMK Muhammadiyah Purwodadi © 2019