Putri KW Menang Telak di Swiss Open 2026 Melawan Pemain yang Sedang Naik Daun

Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, memulai kompetisinya di Swiss Open 2026 dengan penampilan yang sangat mengesankan. Dalam pertandingan yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, pada Rabu, 11 Maret 2026, Putri berhasil mengalahkan wakil India, Tanvi Sharma, dengan mudah dalam dua gim langsung.
Meskipun meraih kemenangan yang cukup meyakinkan, Putri mengaku merasakan sedikit ketegangan sebelum pertandingan dimulai. Hal ini disebabkan oleh performa Tanvi yang sedang dalam tren positif dan menjadi perhatian di berbagai turnamen sebelumnya.
“Alhamdulillah, hari ini saya bisa bermain dengan baik, dan merasa enjoy, sehingga bisa menampilkan semua pola dan teknik permainan yang telah saya persiapkan,” ungkap Putri dalam keterangan resminya pada Kamis, 12 Maret 2026.
Putri juga menekankan bahwa rasa tegangnya muncul karena prestasi Tanvi yang belakangan ini mencuri perhatian setelah berhasil mengalahkan Nozomi Okuhara dan memberikan perlawanan ketat saat berhadapan dengan Wang Zhi Yi hingga harus melalui rubber game.
Pertandingan di awal gim pertama berlangsung dengan ketat. Kedua pemain saling mengejar poin dengan selisih yang sangat tipis. Terjadi banyak reli panjang, namun Putri mampu memanfaatkan beberapa kesalahan yang dibuat Tanvi untuk menciptakan jarak.
Pada akhirnya, Putri memimpin dengan skor 11-8 saat interval gim pertama.
Setelah jeda, permainan Putri semakin stabil. Ia berhasil mencetak tujuh poin berturut-turut, yang mengubah posisi dari tertinggal menjadi unggul jauh. Momentum ini membuat Putri tak terbendung, dan ia menutup gim pertama dengan kemenangan 21-11 dalam waktu sekitar 13 menit.
Memasuki gim kedua, dominasi Putri semakin tampak jelas. Tanvi kesulitan untuk menemukan ritme permainannya, sementara Putri terus memberikan tekanan sejak awal.
Setelah kedudukan sempat imbang 3-3, Putri melesat dengan serangkaian poin hingga memimpin 11-4 saat interval. Permainan agresif yang ditunjukkan Putri terus berlanjut hingga menjelang akhir gim.
Putri bahkan berhasil mencetak tujuh poin berturut-turut untuk memperlebar jarak menjadi 20-8. Ia akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 21-10.
“Ini adalah pertemuan pertama kami. Dia bermain dengan ulet, tetapi saya bisa mengontrol permainan dan akhirnya dia banyak melakukan kesalahan sendiri,” jelas Putri.
Ia juga menambahkan bahwa tidak ada kendala berarti saat beradaptasi dengan kondisi lapangan di Basel.
“Adaptasi di lapangan tidak menemui kendala berarti. Untuk persaingan, saya rasa semua pemain yang bertanding di sini bermain dengan baik, jadi saya tidak boleh lengah di setiap pertandingan,” tutup Putri.
➡️ Baca Juga: Reformasi Hukum Islam untuk Keadilan Sosial
➡️ Baca Juga: Penemuan Obat Baru untuk Penyakit Langka: Harapan Baru bagi Penderita

