
Dengan harga yang mencapai Rp 20 jutaan, apakah ponsel ini benar-benar layak disebut ‘raja’ atau hanya sekadar penerus tahta dengan label premium? Di tengah persaingan ketat smartphone flagship tahun 2025, pertanyaan ini menggantung di benak banyak calon pembeli.
Perangkat terbaru ini hadir sebagai penyempurnaan dari pendahulunya yang sudah sangat diakui. Desainnya lebih ringan dan nyaman digenggam, membawa sejumlah peningkatan di aspek-aspek kunci. Ia bukan hanya sekadar upgrade tahunan biasa.
Di dalamnya, tersemat chipset Snapdragon 8 Elite yang garang, didukung RAM 12GB dan baterai 5.000 mAh. Layar 6,9 inci dengan kecerahan luar biasa menjadi bintang utamanya. Konfigurasi kamera yang serba bisa, termasuk dual telephoto dan sensor utama beresolusi sangat tinggi, menjanjikan fleksibilitas fotografi yang luas. Seperti diulas dalam review mendalam, kamera belakangnya yang terdiri dari empat lensa mampu menghasilkan foto detail dalam berbagai kondisi.
Samsung sangat gencar mempromosikan fitur AI-nya (Galaxy AI dan Gemini) sebagai daya tarik utama. Beberapa fitur ini memang menarik, namun yang lain mungkin belum sempurna. Stylus S-Pen yang terintegrasi tetap menjadi pembeda uniknya.
Artikel ini akan mengupas tuntas performa nyata perangkat ini. Kami menganalisis apakah ia masih menjadi pilihan terbaik di kelasnya atau justru kalah oleh rival. Kami juga akan membandingkannya dengan varian Plus dan reguler untuk membantu Anda memilih berdasarkan kebutuhan.
Mari kita selami review lengkap untuk menemukan jawabannya. Apakah mahkota ‘raja’ smartphone masih pantas disandangnya?
Poin-Poin Penting
- Ponsel flagship ini merupakan penyempurnaan signifikan dari generasi sebelumnya, dengan fokus pada kenyamanan dan performa.
- Harga premiumnya sekitar $1.300 mempertanyakan nilai (value for money) yang didapatkan konsumen.
- Layar besar 6,9 inci, chipset terbaru, dan baterai kapasitas tinggi menjadi tulang punggung performanya.
- Fitur AI menjadi sorotan utama pemasaran, dengan kelebihan dan kekurangan yang perlu diketahui.
- Kamera serba bisa dengan konfigurasi empat lensa menjanjikan fleksibilitas fotografi dalam berbagai situasi.
- Pilihan antara varian Ultra, Plus, atau reguler harus dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan dan anggaran spesifik.
- Review ini didasarkan pada pengujian dan data dari berbagai sumber untuk memberikan analisis yang objektif.
Pendahuluan: Sang Raja yang Kembali dengan Penyempurnaan
Tahun ini, filosofi ‘penyempurnaan’ menjadi inti dari peluncuran flagship terbaru. Bukan revolusi besar yang dihadirkan, melainkan perbaikan halus di setiap aspek. Pendekatan ini membuat pengalaman pengguna sehari-hari menjadi lebih mulus.
Di tahun 2025, pasar smartphone tinggi semakin ramai. Setiap produsen berlomba menawarkan fitur terbaru. Dalam konteks ini, kehadiran perangkat ini ditunggu sebagai penanda arah.
Pengalaman pertama dengan kecerdasan buatan terintegrasi bisa memberikan kejutan. Suatu time, sistem salah mengenali foto lobi biasa sebagai gedung pertunjukan terkenal. Momen lucu ini mengingatkan bahwa teknologi masih dalam tahap berkembang.
Potensi besar memang ada di sana. Kemampuan untuk membantu tugas sehari-hari terasa menjanjikan. Namun, batasannya juga masih jelas terlihat dalam penggunaan nyata.
Di sisi hardware, peningkatan sungguh terasa. Prosesor baru memberi tenaga ekstra untuk multitasking berat. Kamera ultrawide beresolusi tinggi menjadi andalan tak terduga. Alat rekaman video kini bisa menyaingi kompetitor utama di pasar.
Perubahan desain mengarah pada pendekatan yang lebih dewasa. Pengaruh garis keturunan tertentu mulai dikurangi. Hasilnya adalah bodi yang lebih ringan dan nyaman digenggam sepanjang day.
Sayangnya, langkah ini membuat tampilan visual kurang berani. Dibanding pendahulu yang lebih eksperimental, penampilan kini terkesan konservatif. Ini pilihan yang disengaja untuk kenyamanan jangka panjang.
Perangkat ini mewarisi semua keunggulan generasi sebelumnya. Baterai tahan lama, layar super terang, dan konstruksi kokoh tetap dipertahankan. Bahkan price yang tinggi juga turut diwariskan tanpa perubahan.
| Aspek | Generasi Sebelumnya | Pendekatan Tahun Ini |
|---|---|---|
| Filosofi Desain | Eksperimental & Berani | Penyempurnaan & Kenyamanan |
| Fokus Pengembangan | Fitur Inovatif Baru | Optimasi Pengalaman Pengguna |
| Target Pengguna | Early Adopter | Pengguna Utama yang Mengutamakan Kenyamanan |
| Penekanan Pemasaran | Spesifikasi Teknis | Integrasi AI dan Kemudahan Penggunaan |
| Strategi Harga | Premium Tinggi | Mempertahankan Posisi Premium |
Meski kecerdasan buatan menjadi bintang iklan, itu bukan alasan utama membeli. Features konvensional justru memberikan nilai lebih nyata. Kualitas kamera, ketahanan baterai, dan kenyamanan genggam berbicara lebih kuat.
Dilema utama muncul di sini. Ini adalah phone yang luar biasa dari segi kemampuan. Namun, price yang harus dibayar sangat premium. Pertanyaannya: apakah penyempurnaan cukup bernilai tambah?
Bagi pemilik perangkat dua generasi sebelumnya, upgrade ini sangat masuk akal. Peningkatan performa dan kamera akan terasa signifikan. Daya tahan battery juga lebih baik untuk mendukung life modern.
Namun untuk pemilik generasi terkini, perubahan mungkin kurang menggoda. Penyempurnaan halus tidak selalu terasa dalam penggunaan sehari-hari. Keputusan upgrade menjadi lebih sulit dijustifikasi.
Review ini akan mengupas tuntas setiap aspek dengan jujur. Mulai dari kualitas display, kemampuan cameras, hingga performance sistem secara keseluruhan. Mari kita selami lebih dalam untuk menemukan jawaban yang tepat.
Desain & Bodi: Lebih Ringan, Lebih Nyaman, dan Tetap Solid
Saat pertama kali memegangnya, perbedaan yang paling terasa adalah bobotnya yang lebih ringan. Perubahan ini langsung memberikan kesan bahwa phone ini lebih mudah dibawa sepanjang hari.
Pendekatan design tahun ini fokus pada kenyamanan fisik. Ini bukan sekadar perubahan visual, tetapi penyempurnaan yang memengaruhi pengalaman penggunaan.
Frame Titanium dan Genggaman yang Lebih Aman
Material titanium memberikan kekuatan premium tanpa bobot berlebihan. Bingkai ini membuat bodi terasa solid namun tidak berat.
Sisi yang rata meningkatkan stabilitas genggaman. Ponsel tidak mudah terlepas atau terasa licin di tangan. Ini penting untuk perangkat dengan display besar.
Pengurangan bobot sekitar 14-15 gram terasa signifikan. Menurut analisis desain, beratnya hanya 218 gram. Bandingkan dengan generasi sebelumnya yang mendekati 230 gram.
Kenyamanan ini membuat penggunaan lama lebih menyenangkan. Anda tidak akan merasa lelah meski memegangnya berjam-jam. Ergonomi yang ditingkatkan benar-benar terasa.
Kehadiran S-Pen (Tanpa Bluetooth) dan Portabilitas
Stylus tetap menjadi identitas seri Ultra. Keberadaannya di slot bawaan memberikan nilai tambah unik.
Namun, features Bluetooth pada S-Pen kini dihilangkan. Artinya, tidak ada lagi Air Actions atau remote shutter kamera. Data menunjukkan kurang dari 1% pengguna memanfaatkan fitur ini.
Portabilitas perangkat ini sangat baik untuk ukurannya. Bentuk yang lebih ramping memudahkan masuk ke saku. Pengurangan bobot membuatnya tidak seperti membawa “batu bata”.
Ketahanan air dan debu tetap dipertahankan dengan sertifikasi IP68. Anda tidak perlu khawatir dengan cipratan air sehari-hari. Konstruksi kokoh memberikan rasa aman.
| Aspek Desain | S25 Ultra | S24 Ultra | iPhone 16 Pro Max |
|---|---|---|---|
| Material Frame | Titanium | Aluminium Armor | Titanium |
| Berat | 218 gram | ~230 gram | 227 gram |
| Desain Sisi | Rata dengan rounded corners | Lebih melengkung | Rata |
| Fitur Unggulan | S-Pen (non-Bluetooth) | S-Pen (Bluetooth) | Dynamic Island |
| Sertifikasi | IP68 | IP68 | IP68 |
Penggunaan case bisa mengubah tampilan dan menambah fungsi. Casing dengan dukungan magnetik (Qi2) semakin populer. Ini memperpanjang umur dan gaya perangkat dalam life sehari-hari.
Secara keseluruhan, penyempurnaan desain ini berhasil. Keseimbangan antara ringan, nyaman, dan solid tercapai dengan baik. Ini membuat pengalaman penggunaan menjadi lebih menyenangkan.
Layar: Mungkin yang Terbaik yang Pernah Ada di Smartphone
Mata Anda akan langsung terpukau saat melihat panel display yang luar biasa ini. Dalam beberapa year terakhir, evolusi teknologi panel telah mencapai titik yang hampir sempurna.
Perangkat ini membawa standar baru untuk pengalaman visual. Setiap detail terlihat jernih dan konten terasa hidup.
Dynamic AMOLED 2X 6.9 Inci dengan Refresh Rate Adaptif
Panel Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,9 inci menjadi jantung dari pengalaman pengguna. Ukurannya bertambah sepersepuluh inci berkat bezel yang lebih tipis.
Refresh rate adaptif 1-120 Hz bekerja dengan sangat cerdas. Saat membaca artikel statis, layar bisa turun hingga 1 Hz untuk menghemat daya.
Ketika bermain game atau men-scroll media sosial, ia langsung naik ke 120 Hz. Transisi ini terjadi mulus tanpa jeda yang terasa.
Fleksibilitas ini memberikan keseimbangan antara performance visual dan efisiensi baterai. Anda mendapatkan kelancaran maksimal hanya ketika dibutuhkan.
Kecerahan Mencapai 2600 nits dan Anti-Silau untuk Outdoor
Klaim kecerahan 2600 nits bukan hanya angka marketing. Pengujian nyata menunjukkan hasil yang mendekati: 2509 nits untuk peak brightness.
Dalam penggunaan sehari-hari, angka-angka ini diterjemahkan menjadi keunggulan praktis. Di dalam ruangan, screen menunjukkan 431 nits yang nyaman untuk mata.
Aktifkan mode Extra Brightness untuk mendapatkan 749 nits. Ini ideal untuk ruangan dengan pencahayaan kuat.
Saat di bawah sinar matahari langsung, simulasi outdoor mencapai 1382 nits. Lapisan anti-silau mengurangi pantulan hingga 75% dibanding generasi sebelumnya.
Anda bisa dengan mudah membaca pesan atau mengkomposisikan image foto bahkan di siang day yang terik. Tidak perlu lagi mencari tempat teduh hanya untuk menggunakan phone Anda.
| Mode Penggunaan | Kecerahan (nits) | Keterangan |
|---|---|---|
| Indoor Normal | 431 | Cukup untuk sebagian besar aktivitas dalam ruangan |
| Extra Brightness | 749 | Diaktifkan manual, cocok untuk ruang terang |
| Simulasi Outdoor | 1382 | Untuk penggunaan di bawah sinar matahari |
| Peak Brightness | 2509 | HDR content dan highlight spesifik |
Akurasi warna menjadi perhatian khusus bagi kreator konten. Mode Natural mendekati 100% cakupan sRGB.
Ini berarti warna yang Anda lihat di display akan konsisten dengan hasil cetak atau perangkat lain. Sangat ideal untuk editing foto dan video.
Mode Vivid yang menjadi default memberikan pengalaman lebih hidup. Cakupan warnanya mencapai 82,6% DCI-P3 secara standar.
Anda bisa menyesuaikannya hingga 97,2% DCI-P3 untuk film dan konten HDR. Setiap tontonan terasa lebih imersif dan dramatis.
Perbandingan dengan pendahulunya (galaxy s24 ultra) menunjukkan peningkatan signifikan. Lapisan anti-silau dan kecerahan puncak adalah upgrade terbesar.
Bahkan dibandingkan dengan pesaing utama seperti seri iPhone Pro, smartphone ini unggul dalam hal kecerahan maksimal. Ini adalah flagship dengan layar terbaik di pasaran saat ini.
Pengalaman sehari-hari dengan layar ini sungguh menyenangkan. Membaca artikel panjang tidak membuat mata lelah berkat teknologi eye comfort.
Menonton video di platform streaming memberikan detail warna yang kaya. Setiap frame terlihat tajam dan kontrasnya dalam.
Bagi fotografer amatir, layar ini membantu komposisi yang lebih akurat. Anda bisa melihat detail halus langsung di lokasi pemotretan.
Dalam life modern yang serba digital, kualitas display sangat mempengaruhi kepuasan. Perangkat ini memberikan salah satu layar terbaik yang pernah ada di smartphone.
Ini bukan hanya tentang spesifikasi teknis yang mengesankan. Pengalaman nyata pengguna yang menjadi bukti keunggulannya.
Jika Anda mencari alasan kuat untuk memilih varian tertinggi, layar adalah jawabannya. Investasi tambahan terbayar dengan pengalaman visual yang tak tertandingi.
Performa Gila dan Baterai yang Tahan Lama

Tenaga ekstrem dan ketahanan baterai menjadi duo andalan ponsel flagship ini. Kombinasi ini memastikan pengalaman tanpa hambatan sepanjang hari.
Chipset terbaru bekerja sama dengan kapasitas penyimpanan energi besar. Hasilnya adalah performance puncak yang didukung ketahanan solid.
Snapdragon 8 Elite for Galaxy: Benchmark Tercepat
Di jantung perangkat ini ada prosesor Snapdragon 8 Elite for Galaxy. Chipset kustom ini dirancang khusus untuk seri flagship tahun ini.
Ditemani RAM 12GB, konfigurasi ini menghadirkan kelancaran mutlak. Animasi UI halus, aplikasi terbuka instan, dan multitasking berat terasa ringan.
Hasil benchmark membuktikan keunggulannya. Dalam tes Geekbench 6 untuk CPU, s25 ultra mencetak skor tertinggi.
Ia mengalahkan semua pesaing termasuk OnePlus 13 dan iPhone 16 Pro. Hal serupa terlihat di benchmark grafis 3DMark Wild Life Extreme.
Namun angka benchmark hanya sebagian cerita. Pengalaman nyata lebih penting bagi pengguna sehari-hari.
Sistem pendingin yang ditingkatkan menjaga suhu tetap optimal. Ini penting untuk sesi game panjang atau tugas berat lainnya.
Efisiensi daya chipset baru juga berkontribusi besar. Performance tinggi tidak mengorbankan battery life secara signifikan.
Baterai 5000 mAh dan Pengalaman Pemakaian Seharian
Kapasitas 5000 mAh menjadi fondasi ketahanan yang solid. Dalam penggunaan normal, ponsel ini bertahan seharian penuh dengan sekali isi.
Seringkali masih tersisa sekitar 30% daya di penghujung day. Bahkan bisa bertahan hingga hari kedua dengan penggunaan hemat.
Screen-on time (SOT) yang bisa diharapkan sangat mengesankan. Untuk pemakaian campuran, angka 7-8 jam adalah hal biasa.
Battery life ini didukung oleh efisiensi chipset dan optimasi system. Pengalaman pemakaian seharian menjadi lebih tenang tanpa khawatir daya habis.
Berikut contoh skenario pemakaian dan perkiraan ketahanannya:
| Aktivitas | Perkiraan Ketahanan | Keterangan |
|---|---|---|
| Streaming Video | ~12 jam | Kecerahan medium, resolusi FHD |
| Gaming Intensif | ~5-6 jam | Game grafis tinggi, setting maksimal |
| Kerja Hybrid | Seharian penuh | Email, meeting online, dokumen |
| Standby + Pemakaian Ringan | Hingga 2 hari | Utamanya notifikasi dan pesan |
Perbandingan dengan pendahulu s24 ultra menunjukkan peningkatan efisiensi. Chipset baru memang lebih hemat daya dalam life sehari-hari.
Dukungan Charging 45W dan Wireless 15W
Ketika baterai perlu diisi, teknologi charging cepat siap membantu. Dukungan pengisian kabel 45W mengisi daya dari kosong ke 65% dalam sekitar 30 menit.
Sayangnya adaptor tidak disertakan dalam kotak. Pengguna perlu membeli sendiri charger yang kompatibel.
Pengisian nirkabel 15W juga tersedia dengan standar Qi2. Fitur ini memudahkan pengisian di malam hari atau di meja kerja.
Perangkat ini tidak memiliki profil magnetik bawaan Qi2. Solusinya, produsen menjual casing resmi dengan magnet tertanam.
Casing ini memungkinkan pengisian nirkabel magnetik yang praktis. Ini menjadi features tambahan yang meningkatkan kenyamanan.
Kombinasi performance puncak dan battery life solid adalah pilar kekuatan utama. Ponsel ini memberikan tenaga tanpa batas dengan ketahanan yang bisa diandalkan.
Ini menjawab kebutuhan pengguna modern yang selalu aktif. Baik untuk bekerja, kreativitas, atau hiburan, daya dan ketahanan selalu siap.
Software & Galaxy AI: Masa Depan yang Masih Belum Sempurna
Kecerdasan buatan dan sistem operasi modern menjanjikan produktivitas baru. Namun implementasi nyatanya seringkali belum sempurna.
Pengalaman dengan software menentukan seberapa berguna sebuah phone dalam life sehari-hari. Di sinilah janji besar dan kenyataan sedikit lucu bertemu.
One UI dan Janji Update 7 Tahun
One UI terbaru di Android 15 menawarkan kestabilan yang mengesankan. Antarmuka ini fokus pada fitur produktivitas yang praktis.
Navigasi terasa lancar dan animasi halus. Setiap system terintegrasi dengan baik untuk pengalaman yang kohesif.
Janji update selama 7 tahun adalah investasi jangka panjang yang berharga. Ini berarti smartphone Anda akan tetap aman dan relevan untuk waktu lama.
Dukungan extended ini jarang ditemukan di pasar. Membeli flagship sekarang menjadi keputusan yang lebih bijaksana.
Gemini AI: Potensi Besar dan Kekonyolan yang Menggemaskan
Integrasi google gemini sebagai asisten hybrid menawarkan kemampuan menarik. Ia bisa bekerja online maupun on-device untuk privasi lebih baik.
Perintah kompleks seperti mencari informasi dan menambahkannya ke catatan berjalan mulus. Contohnya, mencari drop sepatu Air Jordan 1 lalu menyimpannya.
Namun AI juga bisa membuat kesalahan yang menggemaskan. Suatu time, ia mengirim pesan tanpa tautan yang diminta.
Kemampuan lintas aplikasi menunjukkan potensi terbesar. Tapi keandalannya masih perlu peningkatan dalam penggunaan nyata.
Semua model s25 series memiliki fitur AI yang sama. Jadi ini bukan pembeda eksklusif untuk varian tertinggi.
Now Bar dan Now Brief untuk Produktivitas
Now Bar di bagian bawah layar kunci memberikan akses cepat ke informasi. Ia menampilkan pintasan ke Now Brief dan petunjuk dari aplikasi seperti Maps.
Now Brief adalah widget yang menggunakan data kalender, email, dan foto. Ia juga terhubung dengan perangkat seperti Galaxy Watch untuk informasi lengkap.
Setelah dua minggu pengujian, widget ini biasanya hanya menunjukkan cuplikan cuaca dan kalender. Foto serta berita acak juga muncul tapi kurang kontekstual.
Fungsinya dalam day sehari-hari masih seperti widget biasa. Potensi membantu belum sepenuhnya terealisasi.
Perbandingan dengan ekosistem AI pesaing menunjukkan perbedaan pendekatan. Google Pixel mengandalkan Tensor dengan google gemini yang lebih terintegrasi.
Di sisi lain, kombinasi Galaxy AI dan google gemini di samsung galaxy s25 menawarkan fleksibilitas. Tapi konsistensi hasil masih perlu ditingkatkan.
| Aspek AI | Samsung Galaxy S25 Series | Google Pixel 9 Series |
|---|---|---|
| Model AI Utama | Galaxy AI + Gemini (Hybrid) | Gemini Nano & Pro (Terintegrasi) |
| Pemrosesan | On-device & Cloud | On-device Dominan |
| Fitur Unggulan | Now Bar/Brief, Circle to Search | Magic Editor, Call Screen |
| Keandalan | Potensi besar, terkadang salah | Lebih konsisten, terbatas scope |
| Ekosistem | Galaxy Watch, Buds, Tab | Pixel Watch, Buds, Tablet |
Kebiasaan pengguna yang terbiasa dengan langkah tradisional menjadi kendala utama. Banyak orang masih lebih nyaman membuka aplikasi satu per satu.
Fitur AI seperti editing image atau manajemen jadwal memang membantu. Tapi mereka belum menggantikan workflow yang sudah mapan.
Dukungan update 7 tahun dari pembuat samsung galaxy adalah komitmen nyata. Ini menjamin performance dan keamanan system tetap optimal.
Bandingkan dengan last year model yang hanya dapat 4 tahun update. Perbedaan ini signifikan untuk masa pakai perangkat.
Secara keseluruhan, AI menunjukkan potensi masa depan yang sangat menarik. Namun ia belum menjadi alasan utama membeli s25 ultra tahun ini.
Features konvensional seperti kamera dan battery masih memberikan nilai lebih nyata. Kecerdasan buatan perlu waktu untuk matang sepenuhnya.
Jika Anda mencari phone dengan software stabil dan janji update panjang, pilihan ini tepat. Tapi jangan berharap revolusi AI yang sempurna.
Masa depan memang ada di sini, tapi masih dalam tahap perkembangan. Pengalaman sehari-hari masih didominasi oleh features yang sudah terbukti.
Samsung Galaxy S25 Ultra Review: Sorotan Kamera 200MP
Fotografi mobile mencapai level baru dengan konfigurasi lensa yang serba bisa ini. Empat sensor di belakang bekerja sama untuk menangkap berbagai momen.
Setiap lensa memiliki peran spesifik dalam ekosistem pengambilan gambar. Kombinasi ini memberikan fleksibilitas luar biasa bagi pengguna.
Kamera Ultrawide 50MP Baru: Pahlawan yang Tak Terduga
Sensor ultrawide 50MP benar-benar mencuri perhatian dalam pengujian. Ia menjadi andalan tak terduga untuk banyak situasi.
Lensa ini menemukan sweet spot antara distorsi dramatis dan tampilan natural. Hasilnya tidak terkesan fisheye yang berlebihan.
Detail yang tertangkap sangat mengesankan untuk lensa lebar. Tekstur bangunan dan pola alam terlihat jelas.
Rentang dinamisnya bagus meski masih di bawah kamera utama. Area shadow dan highlight tetap terjaga dengan baik.
Fungsi ganda sebagai lensa makro menambah nilai praktis. Anda bisa fokus dari jarak sangat dekat untuk detail kecil.
Foto makro mendapatkan peningkatan signifikan berkat resolusi tinggi. Setiap serat dan tekstur terlihat lebih kaya.
Kamera Telephoto 3x & 5x: Zoom yang Tetap Andal
Dua lensa telefoto melanjutkan warisan keandalan dari generasi sebelumnya. Mereka memberikan pilihan komposisi yang fleksibel.
Zoom 3x ideal untuk potret dan objek pada jarak medium. Bokeh yang dihasilkan alami dan pleasing.
Lensa 5x dengan sensor 50MP menangkap detail jarak jauh dengan tajam. Hasilnya tetap bagus bahkan dalam kondisi cahaya terbatas.
Sistem zoom hybrid bekerja mulus antara berbagai focal length. Transisi dari wide ke tele terasa natural.
Kemampuan digital hingga 100x tetap tersedia untuk situasi khusus. Meski detail berkurang, masih berguna untuk membaca teks jauh.
| Jenis Lensa | Resolusi | Kegunaan Utama | Peningkatan dari S24 Ultra |
|---|---|---|---|
| Wide (Utama) | 200MP | Foto sehari-hari, high-res shooting | Optimasi software, detail halus |
| Ultrawide | 50MP | Landscape, arsitektur, makro | Resolusi lebih tinggi, detail lebih baik |
| Telephoto 3x | 10MP | Portrait, medium zoom | Stabilisasi lebih baik |
| Telephoto 5x | 50MP | Long zoom, detail jauh | Sensor lebih besar, low-light improved |
Mode Makro dan Kinerja dalam Kondisi Pencahayaan Sulit
Mode makro yang ditingkatkan memanfaatkan sensor ultrawide 50MP. Hasilnya adalah detail tekstur yang sangat kaya.
Anda bisa menangkap pola rumit pada benda kecil dengan jelas. Setiap goresan dan serat terlihat hidup.
Dalam kondisi low-light, sistem kamera menunjukkan karakteristik menarik. Kamera utama 200MP unggul dengan noise minimal.
Sensor ultrawide masih menunjukkan noise di area shadow gelap. Namun detail dan distorsi lensanya menebus kekurangan ini.
Night mode bekerja efektif untuk semua lensa. Pemrosesan computational photography menghasilkan gambar terang alami.
Situasi backlight dan high contrast ditangani dengan baik. Rentang dinamis wide sensor membantu menjaga detail.
Perbandingan dengan pendahulunya (s24 ultra) menunjukkan kemajuan di area ultrawide dan makro. Hasilnya lebih detail dan warna lebih akurat.
Dalam beberapa uji daylight, beberapa pesaing seperti Huawei Pura Ultra menunjukkan detail tekstur lebih tajam. Namun sistem ini tetap yang paling serba bisa secara keseluruhan.
Tips praktis: manfaatkan mode 200MP untuk fleksibilitas editing maksimal. Anda bisa crop gambar signifikan tanpa kehilangan detail penting.
Kombinasi empat lensa ini menciptakan sistem paling versatile di pasaran. Setiap situasi fotografi memiliki solusi optimal.
Sensor ultrawide baru benar-benar menjadi pahlawan tak terduga. Ia sering digunakan lebih dari perkiraan awal.
Pengalaman fotografi sehari-hari menjadi lebih menyenangkan dan kreatif. Fleksibilitas adalah kata kunci utama sistem ini.
Fitur Video: Menyaingi iPhone untuk Kreator
Era di mana iPhone mendominasi dunia videografi mobile mungkin akan segera berakhir. Perangkat flagship terbaru ini membawa serangkaian fitur video profesional yang sebelumnya hanya ada di kamera khusus.
Bagi content creator, vlogger, atau filmmaker amatir, kemampuan rekaman menjadi kunci. Smartphone ini menjawab kebutuhan itu dengan toolkit lengkap. Hasilnya, kualitas video yang dihasilkan benar-benar setara dengan rival terberatnya.
Dukungan rekaman hingga resolusi 8K memberikan detail maksimal. Stabilisasi yang andal memungkinkan shooting handheld tanpa getaran mengganggu. Ini adalah paket komprehensif pertama di dunia Android.
Rekaman Log Format untuk Fleksibilitas Editing
Fitur S-Log (Log Format) adalah tambahan terpenting bagi kreator serius. Mode ini merekam video dengan profil warna yang datar dan desaturasi.
Tujuannya adalah mempertahankan informasi dinamis seluas mungkin. Detail di area highlight dan shadow tidak hilang. Hasilnya, Anda memiliki fleksibilitas besar untuk color grading pasca-produksi.
Anda bisa menyesuaikan nuansa, kontras, dan saturasi sesuai visi artistik. Proses editing menjadi lebih kreatif dan terkontrol. Fitur ini biasanya hanya ada pada kamera cinema profesional.
Perbandingan dengan ekosistem iPhone yang mengandalkan ProRes menunjukkan perbedaan filosofi. S-Log fokus pada fleksibilitas warna mentah. Sementara ProRes menekankan kualitas kompresi dan integrasi workflow.
Audio Eraser dan Peningkatan Rekaman Malam Hari
Alat Audio Eraser dirancang untuk membersihkan suara dari kebisingan latar. Ia dapat meminimalkan noise seperti angin kencang atau musik latar belakang.
Cara kerjanya adalah mengisolasi frekuensi suara subjek utama. Suara pembicara atau narator menjadi lebih menonjol dan jelas. Alat ini sangat mengesankan dalam pengujian praktis.
Namun, perlu diingat bahwa ia tidak akan menghilangkan semua gangguan suara. Dalam lingkungan yang sangat bising, hasilnya mungkin belum sempurna. Tetapi untuk kondisi umum, peningkatannya signifikan.
Rekaman video malam hari juga mendapatkan upgrade besar. Dibandingkan dengan generasi sebelumnya, peningkatan kualitas sangat terlihat.
Sensor kamera dan pemrosesan komputasional bekerja sama lebih baik. Noise berkurang drastis sambil mempertahankan detail dan warna alami. Hasilnya lebih terang dan bersih tanpa terkesan artificial.
Slider Zoom Baru untuk Kontrol yang Lebih Halus
Antarmuka kamera video kini memiliki slider zoom yang dibangun khusus. Penggantian dari dial zoom sebelumnya membawa perbedaan besar.
Kontrol menjadi lebih halus dan sinematik. Anda bisa melakukan zoom in atau out dengan kecepatan yang konsisten. Hasilnya, transisi terasa lebih natural dan profesional.
Stabilitas selama zoom panjang juga ditingkatkan. Gambar tetap fokus dan minim getaran. Fitur ini sangat berguna untuk shooting dokumenter atau konten perjalanan.
Kombinasi fitur-fitur ini menciptakan pengalaman rekaman yang unggul. Baik untuk penggunaan sehari-hari maupun proyek khusus.
| Aspek Fitur Video | Galaxy S25 Ultra | iPhone 16 Pro Max | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Format Profesional | S-Log (Log Format) | ProRes LOG | Kedua format menyediakan dynamic range tinggi untuk editing. |
| Alat Audio | Audio Eraser | Studio Mic Mode | Fokus pada noise reduction vs. peningkatan kualitas mikrofon. |
| Rekaman Malam | Night Video Boost | Cinematic Night Mode | Pendekatan computational photography yang berbeda. |
| Kontrol Zoom | Slider Baru | Dial/Pinch-to-Zoom | Slider menawarkan kontrol yang lebih halus dan linier. |
| Resolusi Maksimal | 8K @ 30fps | 8K @ 30fps | Keduanya mendukung resolusi tertinggi yang sama. |
| Stabilisasi | Super Steady & Auto Framing | Action Mode & Cinematic Stabilization | Teknologi stabilisasi yang setara untuk handheld shooting. |
Contoh skenario penggunaan oleh kreator konten sangat beragam. Seorang vlogger bisa menggunakan Audio Eraser saat merekam di kafe ramai. Filmmaker amatir memanfaatkan S-Log untuk grading warna film pendek.
Peningkatan fitur video ini cukup signifikan untuk menarik perhatian pengguna iPhone. Terutama bagi mereka yang fokus pada produksi konten visual. Namun, pertimbangan ekosistem dan workflow tetap penting.
Secara keseluruhan, untuk pertama kalinya, perangkat Android menawarkan toolkit video pro yang komprehensif. Ia tidak hanya mengejar, tetapi benar-benar bisa bersaing ketat. Mahkota raja videografi mobile kini diperebutkan oleh dua kandidat kuat.
Audio, S-Pen, dan Fitur Pendukung Lainnya

Sebuah perangkat kelas atas tidak hanya dinilai dari performa intinya, tetapi juga dari kelengkapan dan kualitas fitur pendukungnya. Elemen-elemen ini menentukan seberapa menyenangkan dan praktis smartphone itu dalam life sehari-hari.
Dari pengalaman multimedia hingga produktivitas, setiap detail kecil ikut berbicara. Mari kita lihat apa yang ditawarkan di luar kamera dan chipset yang garang.
Speaker Stereo dan Dukungan Dolby Atmos
Untuk kebutuhan hiburan, kualitas suara yang dihasilkan sangat memuaskan. Speaker stereo memberikan pengalaman mendengarkan yang kaya dan jelas.
Baik untuk menonton film, mendengarkan musik, atau bermain game tanpa headphone, hasilnya sudah kelas flagship. Suara terdengar detail dan memiliki punch yang cukup.
Fitur pendukung audio juga sangat lengkap. Dolby Atmos menciptakan ilusi suara surround yang imersif untuk konten yang mendukung.
Ada juga Boost Dialogue untuk memperjelas percakapan dalam film. Loudness Normalization menjaga volume tetap konsisten antar aplikasi.
Adapt Sound menyesuaikan equalizer secara personal berdasarkan tes pendengaran. Separate App Sound memungkinkan Anda memisahkan audio dari aplikasi tertentu ke perangkat Bluetooth.
Secara keseluruhan, pengalaman audio pada galaxy s25 ini solid. Ia mungkin tidak mengalahkan pesaing tertentu dalam hal bass, tetapi keseimbangannya sangat baik untuk penggunaan sehari-hari.
S-Pen: Masih Berguna, Meski Tanpa Fitur Bluetooth
S-Pen tetap menjadi identitas unik seri Ultra. Keberadaannya di slot bawaan memberikan nilai tambah yang tidak dimiliki banyak phone lain.
Namun, stylus pada s25 ultra tidak lagi memiliki konektivitas Bluetooth. Konsekuensinya, fitur Air Actions yang ada di last year model kini hilang.
Jika Anda tidak tahu apa itu Air Actions, Anda tidak sendirian. Data menunjukkan kurang dari 1% pemilik seri Ultra yang menggunakannya. Jadi, penghapusan ini dampaknya minimal bagi mayoritas pengguna.
Utilitas S-Pen di era modern tetap banyak. Anda bisa mencatat ide dengan cepat langsung di layar kunci. Mengedit foto atau video dengan presisi tinggi juga lebih mudah.
Mengontrol presentasi atau menjadikannya remote kamera adalah fitur standar. Anotasi dokumen PDF langsung di perangkat menjadi jauh lebih praktis.
Pengalaman menggambar atau menulis di layar besar 6,9 inci sangat responsif. Latensi hampir tidak terasa, memberikan sensasi seperti menulis di atas kertas.
Jadi, meski tanpa features Bluetooth, S-Pen tetap alat produktivitas yang sangat berguna. Kehadirannya adalah pembeda nilai yang signifikan bagi yang membutuhkannya.
Ketahanan Air IP68 dan Bodi yang Kokoh
Ketahanan fisik adalah jaminan penting untuk perangkat mahal. Sertifikasi ketahanan air dan debu IP68 tetap dipertahankan pada s25 series ini.
Anda tidak perlu khawatir dengan cipratan air hujan atau tumpahan minuman. Bodi terasa kokoh berkat konstruksi titanium yang solid.
Ini memberikan rasa aman saat membawa phone dalam berbagai kondisi. Penggunaan case pelindung tentu disarankan, tetapi dasarnya sudah tangguh.
Selain itu, ada beberapa features pendukung canggih lainnya. Wireless PowerShare memungkinkan Anda mengisi ulang perangkat lain seperti earbuds atau smartwatch.
Teknologi UWB (Ultra-Wideband) meningkatkan akurasi Find My Device. Wi-Fi 7 memberikan konektivitas nirkabel yang sangat cepat dan stabil untuk masa depan.
Secara keseluruhan, galaxy s25 ultra adalah paket lengkap dengan sedikit kompromi. Setiap aspek dirancang untuk mendukung performance dan kenyamanan dalam jangka panjang.
Fitur pendukung ini mungkin bukan alasan utama membeli. Namun, mereka berkontribusi besar pada kepuasan penggunaan sepanjang day dan tahun.
Perbandingan: S25 Ultra vs Galaxy S25 Lain & Pesaing Ketat
Sebelum memutuskan investasi besar, penting untuk melihat bagaimana perangkat ini bersaing dengan saudara dan rival terdekatnya. Dengan harga mencapai $1.300, nilai tambahnya harus benar-benar terasa.
Analisis ini membantu Anda memilih berdasarkan kebutuhan nyata. Bukan hanya tentang spesifikasi terbaik, tetapi keseimbangan yang tepat.
Galaxy S25 Ultra vs Galaxy S25 Plus & S25: Apa Bedanya?
Dalam keluarga yang sama, pilihan seringkali sulit. Varian reguler dan Plus menawarkan fungsionalitas inti yang hampir sama.
Keduanya memiliki chipset identik dan janji update panjang. Perbedaannya terletak pada detail premium tertentu.
Layar pada varian tertinggi memang yang terbaik. Ukuran 6,9 inci dengan kecerahan maksimal memberikan pengalaman visual tak tertandingi.
Sistem kamera juga lebih lengkap. Sensor ultrawide 50MP dan telefoto 5x 50MP adalah keunggulan eksklusif.
Kehadiran S-Pen menjadi pembeda utama lainnya. Alat ini berguna untuk produktivitas dan kreativitas sehari-hari.
Namun, selisih harga sekitar $500 patut dipertimbangkan. Untuk kebanyakan orang, varian biasa atau Plus sudah lebih dari cukup.
Galaxy S25 Ultra vs iPhone 16 Pro Max: Pilihan Sistem
Ini adalah pertarungan dua raksasa dengan filosofi berbeda. Satu mengusung fleksibilitas Android, satunya ekosistem iOS yang tertutup.
Dalam hal rekaman video profesional, jarak mereka semakin dekat. Fitur Log Format pada perangkat ini memberikan fleksibilitas editing setara.
Kualitas konstruksi titanium dan ketahanan IP68 sama-sama premium. Pengalaman pengguna sehari-hari bergantung pada preferensi sistem operasi.
Ekosistem menjadi pertimbangan besar. Jika Anda sudah memiliki produk dari salah satu brand, integrasi akan lebih mulus.
Optimasi software dan dukungan jangka panjang sama-sama kuat. Keduanya menjanjikan update bertahun-tahun ke depan.
Galaxy S25 Ultra vs Google Pixel 9 Pro XL: AI vs AI
Pertarungan kecerdasan buatan antara dua raksasa Android. Satu mengusung kombinasi Galaxy AI dan Gemini, satunya fokus pada Tensor murni.
Integrasi AI Google pada Pixel seringkali lebih konsisten. Namun, pendekatan hybrid menawarkan fleksibilitas lebih luas.
Dalam fotografi komputasional, masing-masing memiliki keunggulan. Pixel unggul dalam pemrosesan image real-time, sementara perangkat ini menawarkan toolkit lebih lengkap.
Pengalaman pengguna sehari-hari akan berbeda. Pixel lebih sederhana dan terintegrasi, sementara pilihan ini memberikan kendali lebih besar.
| Spesifikasi | S25 Ultra | S25+ | iPhone 16 Pro Max | Pixel 9 Pro XL |
|---|---|---|---|---|
| Layar | 6.9″ AMOLED 1440p | 6.7″ AMOLED 1440p | 6.9″ OLED | 6.8″ LTPO OLED |
| Kamera Utama | 200MP | 50MP | 48MP | 50MP |
| Ultrawide | 50MP | 12MP | 48MP | 48MP |
| Telefoto | 10MP 3x & 50MP 5x | 10MP 3x | 12MP 5x | 48MP 5x |
| Baterai | 5000 mAh | 4900 mAh | Data belum final | 5060 mAh |
| Fitur Unggulan | S-Pen, Log Video | Desain ringkas | Ekosistem iOS | AI Tensor |
Pilih varian tertinggi ini jika: Anda mengutamakan kamera terbaik, layar terbesar, dan membutuhkan S-Pen untuk produktivitas.
Pilih iPhone jika: Anda sudah terikat dengan ekosistem Apple atau lebih nyaman dengan kesederhanaan iOS.
Pilih Pixel jika: Kecerdasan buatan terintegrasi dan fotografi komputasional adalah prioritas utama Anda.
Tidak ada pemenang mutlak dalam perbandingan ini. Setiap smartphone memiliki kekuatan di area berbeda.
Pilihan terbaik bergantung pada prioritas pribadi, anggaran, dan ekosistem yang sudah Anda miliki. Investasi sebesar ini membutuhkan pertimbangan matang.
Kesimpulan: Apakah Samsung Galaxy S25 Ultra Masih Layak Jadi Raja?
Mahkota ‘raja’ smartphone selalu menjadi perdebatan yang menarik. Setelah pengujian menyeluruh, jawabannya adalah ya – dengan catatan penting.
Perangkat ini tetap menjadi flagship Android paling lengkap. Layar terbaik, kamera serba bisa, dan performa gila didukung fitur premium seperti S-Pen.
Namun, harga Rp 20 jutaan sangat berat. Bagi pemilik seri dua generasi sebelumnya, upgrade ini bernilai. Kreator konten dan penggemar S-Pen juga akan puas.
Pemilik generasi terkini atau yang budget terbatas sebaiknya pertimbangkan alternatif. Seperti diulas dalam analisis komprehensif, pastikan Anda benar-benar butuh semua fitur ultra.
Raja baru ini datang dengan mahkota harga premium. Pilihan akhir kembali pada prioritas dan kebutuhan pribadi Anda.
➡️ Baca Juga: Inovasi Seni: Apa yang Membuatnya Begitu Spesial?
➡️ Baca Juga: 2 Sapi memberontak Masuk Minimarket Depok, Ini Kejadiannya




