Lomba Membuat Video dan Tulisan SMK Muhammadiyah Purwodadi

SMK Muhammadiyah Purwodadi Lomba Video dan Tulisan

Teman-teman, ada kabar gembira untuk kalian semua. Sekolah kita akan mengadakan Lomba Membuat Video dan Tulisan tentang Prakerin Keren! atau Aku Bangga Sekolahku! Dapatkan hadiah dengan total Jutaan Rupiah. Yuk kita baca tahapan-tahapan lombanya:

Tahap 1 : Kamu Kirim Filenya

  • Lomba Video bersifat kelompok, sedangkan lomba tulisan bersifat perorangan.
  • Peserta boleh memilih satu dari dua tema yang ada. Tema 1 adalah Prakerin Keren, dan tema 2 adalah Aku Bangga Sekolahku!.
  • Video maksimal berdurasi 3 menit
  • Tulisan minimal terdiri dari 300 kata
  • Batas waktu pengiriman file video atau tulisan adalah tanggal 31 Maret 2020
  • Pengiriman file kepada Pak Jamal (Whatsapp 089609949936)

Tahap 2 : Kami Upload Filenya

Tahap 3 : Penilaian Dimulai

  • Video terbaik dinilai dari durasi waktu tayang di youtube, jumlah tayangan video instagram dan penilaian dari dewan juri.
  • Tulisan terbaik dinilai dari jumlah share di facebook, jumlah viewer artikel di website dan penilaian dari dewan juri.
  • Pengumuman Juara akan disampaikan pada tanggal 12 Mei 2020


Hadiah
Lomba Video (Kelompok) :
Juara 1 Rp 500.000,-
Juara 2 Rp 400.000,-
Juara 3 Rp 300.000,-

Lomba Tulisan (Perorangan) :
Juara 1 Rp 200.000,-
Juara 2 Rp 150.000,-
Juara 3 Rp 100.000,-

SMK Muhammadiyah Purwodadi gelar Achievement Motivation Training 2019

AMT SMK Muhammadiyah Purwodadi

SMK Muhammadiyah Purwodadi menyelenggarakan Achievement Motivation Training (AMT) dalam rangka peningkatan dan penguatan karakter siswa pada tanggal 21 Desember 2019 di Aula SMK Muhammadiyah Purwodadi. Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa dan siswi yang aktif berorganisasi di Ikatan Pelajar Muhammadiyah dan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Muhammadiyah yang diharapkan mampu menjadi jangkar peningkatan dan penguatan karakter siswa dan siswi SMK Muhammadiyah Purwodadi. Mari simak kilas materi kegiatan yang disampaikan oleh Pak Ahmadi, S.Pd. (narasumber) dalam kegiatan tersebut.

Udah ngomong serius, tapi..
Coba bagaimana rasanya jika kita udah capek-capek ngomong, tapi orang lain nggak ndengerin. Coba bagaimana rasanya jika kita ngajakin ngomong seseorang, tapi orang itu lebih sibuk ngomong sama orang lain. Coba bagaimana rasanya jika kita ngomong, dan orang yang kita ajak ngomong dengan suka cita mendengarkan kita, merespon kita. Tentu tiga kondisi tersebut berbeda. Maka, bahagia dalam mendengarkan ucapan orang lain adalah karakter yang baik dan perlu dimiliki oleh siapapun dalam berkomunikasi. Dari kemampuan mendengarkan itu pula, akan tampak perwujudan sikap simpati, empati dan toleransi yang dipertontonkan sebagai perwujudan akhlak.

Cukup DENGAR aJA
Lantas bagaimana berkomunikasi yang baik? Jawabnya sederhana saja, cukup dengan DENGAR aJA. D (Dedikasi) yaitu mendedikasikan waktu untuk mendengarkan (tidak sambil mengerjakan aktivitas lain); E (Ekspresikan) memberikan respon terhadap cerita yang disampaikan; N(Netralkan) yaitu netralkan posisi tidak memihak sisi cerita manapun; G (Gangguan Dihilangkan) yaitu fokus pada percakapan tidak terganggu suasana sekitar; A(Amati) yaitu amati isi pembicaraan, menyimak pembicara berusaha memahami maksud yang disampaikan; R (Respon) yaitu merespon pembicaraan; JA (Jangan Memotong) yaitu mendengarkan lebih dahulu sampai orang lain selesai bicara.

Yuk diolah !
Ada 4 hal yang setidaknya perlu diolah untuk meningkatkan dan menguatkan karakter yang karimah (mulia), yaitu olah hati (etika), olah pikir (literasi), olah karsa(estetika), dan olah raga (kinestetika). Keempatnya saling menopang untuk menyemaikan dan menyuburkan nilai nilai karakter yang karimah.

Teman-teman, kilas kegiatan ini tak cukup untuk menyampaikan seluruh isi kegiatan. Ingin lebih lengkap, mari datang ke SMK Muhammadiyah Purwodadi. Keep learn and curious!

Alih-alih profesi lain, mengapa menjadi penulis?

SMK Muhammadiyah Purwodadi Kiki Widayanti

Apakah menulis adalah pilihan akhir dari semua pilihan yang ada? Tentu tidak, ada banyak hal yang ingin dicapai. Namun, kini aku tahu bahwa menulis bisa menjadi jalan untuk menggapai pilihan-pilihan itu.

Semua bermula dari seorang guru yang menyambut kesukaanku pada menulis di bangku SMK. Aku bersyukur, sungguh, Allah menakdirkan seorang Pak AAJ untuk menjadi guru di SMK Muhammadiyah Purwodadi. Masih ingat betul bagaimana beliau mencekokiku dengan buku-buku, memberikan majalah-majalah di mana tulisan beliau pernah dimuat. Bahkan menjadi orang pertama yang meyakinkan aku untuk ikut lomba, di saat keterampilan menulis masih jauh sekali di dasar tanah. Berupa akar-akar yang belum meremajakan diri.

Namun, tentu uluran tangan yang pertama kali adalah yang amat berarti. Sebab tanpa semua itu, aku tak akan pernah berani bermimpi untuk menulis. Sama halnya seperti tepukan ringan di bahu seseorang, walau hanya sekadar demikian, tetapi hati yang menerimanya menjadi kuat dan kekuatan itu mencipta sebuah keajaiban.

Terima kasih, Pak.

Perjalanan menulisku belum panjang, tetapi ringkasnya begini; 2017 aku patah hati sebab tak bisa kuliah dan masalah-masalah lainnya. Lalu nekat ikut kelas menulis intensif selama satu bulan dengan biaya pendaftaran yang tak sedikit kala itu. Apakah lantas aku bisa menulis? Sayangnya tidak, dulu aku merutuk karenanya, tetapi kini aku paham bahwa proses adalah keniscayaan. Aku mengerti betul kini, bahwa menulis (gaya bahasa, terbiasa menciptakan ide-ide bagus, PUEBI, KBBI, dan lain sebagainya) adalah perjalanan intim seorang penulis yang memang harus diasah.

2017 pula, aku ditawari seorang Pimpinan Redaksi Ublik.id, untuk menjadi kontributor penulis di website mereka. Kemudian 2018 aku terpilih menjadi salah satu tim Ublik.id yang kini sudah merambah ke berbagai hal, kalian bisa lihat Instagramnya untuk tahu lebih lanjut. 2019 awal setelah menerbitkan buku kolaborasi dengan seorang sahabat, aku membuka sebuah event menulis buku bersama Halo Oys-ini nama penaku- dan menghasilkan sebuah buku. Yang kemudian dari sana terbentuk komunitas menulis, yang juga telah menghasilkan sebuah buku.

Aku pun sempat menjadi editor di sebuah penerbit indie, tetapi kini kulepas karena harus fokus ke hal-hal yang sudah kumulai. Yaitu menyelesaikan tujuh judul novel, editing dan lain sebagainya, untuk kemudian dikirim ke penerbit. Semoga tembus mayor, hehe.

Lalu apa lagi? Banyak, menulis adalah perjalanan yang luar biasa. Aku bersyukur dijatuhkan di jurang ini, karena dari menulis aku juga belajar banyak hal. Alhamdulillah. Seperti kataku di awal, menulis hanya jalan menempuh impian yang lain. Salah satunya keinginanku menjadi seorang psikolog, karena dengan menulis aku menjadi dekat dengan banyak orang. Mungkin kelak aku akan mengambil kuliah bila sudah menyelesaikan apa yang seharusnya selesai.

Sebab menulis adalah kegiatan yang paling bisa dilakukan kapan pun, bila punya keinginan yang kuat. Teman-teman yang juga ingin menjadi penulis, barangkali jalan kita akan berbeda. Namun ingatlah bahwa, semua proses adalah keniscayaan dan hasil tak pernah mengingkari usaha. Aku pun bukan tiba-tiba ada di titik ini, sungguh, tanya saja Pak AAJ bagaimana buruknya Ceris-ku dulu.

Oh iya, aku sengaja memperkenalkan diri di akhir. Hai, namaku Kiki Widayanti, alumni SMK Muhammadiyah tahun 2017. Bila kamu ingin menulis, bisa hubungi aku di @halo_oys atau kikiwidayanti40@gmail.com. Seperti Pak AAJ, aku juga ingin menciptakan kehangatan di hati seseorang untuk kemudian menjadi keajaiban di masa depan.

Wahyu Jualan Seblak dan Sempolan

SMK Muhammadiyah Purwodadi Wahyu

Wahyu adalah satu dari sekian siswa yang berfikir maju di bidang ekonomi. Dia mampu melihat peluang sekecil apapun untuk melakukan sinergi dan kolaborasi ekonomi dengan orang tuanya. Ia bawa Seblak dan Sempolan yang dibuat ibunya di rumah, lantas dijual kepada teman-temannya. Sekarang dia duduk di kelas X di kompetensi keahlian Akuntansi Keuangan Lembaga (AKL).    

Motivasi Wahyu
Motivasinya mungkin sama dengan ratusan siswa lain di SMK Muhammadiyah Purwodadi, yaitu ingin membantu orang tua dengan meringankan beban biaya sekolah. Namun, Wahyu beribu langkah lebih maju karena mampu mewujudkan motivasinya menjadi karya nyata dengan keberaniannya berjualan seblak dan sempolan di sekolah.

Kenapa Seblak dan Sempolan
Ketika ditanya mengapa menjual seblak dan sempolan, Wahyu menjawab karena dua makanan tersebut tidak ada di kantin sekolah. Luar biasa pengamatan eksekusinya. Semangat buat Wahyu. Lanjutkan karyamu, Nak!  

Penerimaan Calon Penghela Hizbul Wathan SMK Muhammadiyah Purwodadi

SMK Muhammadiyah Purwodadi Hizbul Wathan

Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Qabilah SMK Muhammadiyah Purwodadi telah rampung gelar Penerimaan Calon Penghela (PCP) di lapangan SMK Muhammadiyah Purwodadi pada tanggal 7-8 Desember 2019. Diikuti oleh 190 Calon Penghela yang merupakan siswa kelas X SMK Muhammadiyah Purwodadi, kegiatan tersebut berjalan baik dan lancar.

Kegiatan Penerimaan Calon Penghela merupakan lanjutan dari Penerimaan Tamu Penghela dengan isi kegiatan yang lebih padat. Dimulai dari sholat berjamaah, kajian keislaman, fun game, outbond, jelajah malam, sholat tahajjud, membaca dzikir al ma’tsurat, tadarus Al Qur’an, pentas seni, pembuatan hasta karya dan kegiatan cinta lingkungan.

Guru SMK Muhammadiyah Purwodadi Ikutan Buat Aplikasi Android

SMK Muhammadiyah Purwodadi menyelenggarakan In House Training Pembuatan E Modul dan Media Pembelajaran Berbasis Android bagi Bapak Ibu Guru di Laboratorium TKJ SMK Muhammadiyah Purwodadi pada tanggal 18 Desember 2019. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan pembelajaran teknologi terkini di era revolusi industri 4.0.

Pembuatan E Modul tersebut menggunakan aplikasi Smart Apps Creator(SAC). SAC memudahkan kita untuk membuat aplikasi berbasis android tanpa coding. Jadi, software ini sangat mudah digunakan oleh semua kalangan termasuk Bapak dan Ibu Guru lintas kompetensi, tanpa perlu faham betul teknis pengkodingan.

Hasil dari In House Trainig tersebut adalah Bapak dan Ibu Guru membuat e modul berbasis android. Dengan aplikasi tersebut, siswa dapat membaca referensi materi dan mengerjakan soal menggunakan aplikasi tersebut.

Ngobrol Santai Bareng Wartawan Suara Merdeka

Tulis dan Bagikan pada Dunia
SMK Muhammadiyah Purwodadi selalu berupaya meningkatkan Gerakan Literasi Sekolah. Kali ini dengan mempertemukan siswa-siswi SMK Muhammadiyah Purwodadi dengan Mas Zulkifli Zainudin Fahmi (wartawan Suara Merdeka) dalam acara Pelatihan Jurnalistik Siswa di Aula SMK Muhammadiyah Purwodadi pada tanggal 18 Desember 2019 bertemakan Tulis dan Bagikan pada Dunia. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memfasilitasi penerbitan dan publikasi hasil karya siswa melalui website smkmuhipurwodadi.sch.id maupun majalah dinding sekolah. Yuk simak uraian singkat saat Mas Zulkifli berbagi ilmunya kepada kami.

Karena Tulisan Tak Lekang oleh Waktu
Saat wahyu turun, Rasulullah SAW berpesan kepada sahabat untuk menghafal wahyu di dalam hati. Lantas, sebab Al Qur’an harus tersampaikan kepada para pengikut Rasulullah SAW. Maka di tahapan awal, Rasulullah SAW mengangkat para penulis wahyu dari sahabat-sahabat terkemuka, seperti Ali bin Abi Thalib, Muawiyah bin Abi Sufyan, Ubai bin Ka’ab, dan Zaid bin Tsabit. Mereka menuliskan Al Quran di atas pelepah kurma, kulit binatang, potongan tulang, dan batu. Dan karena itulah, hari ini kita masih bisa menemui Al Quran dan membacanya.

Menulis seperti Memasak
Setidaknya ada 4 hal yang diperhatikan saat memasak, yaitu menyiapkan bahan yang akan dimasak, bumbu dapurnya, cara memasaknya dan cara menyajikannya. Sama halnya dengan menulis. Di awal, seorang penulis perlu mengumpulkan bahan-bahan sebagai sumber tulisan yang bisa didapatkan melalui membaca, wawancara, survey, mencari referensi, juga bisa dengan merekam suatu peristiwa. Setelah bahan siap, seorang penulis perlu membumbuinya dengan gaya bahasa yang menarik dan pemilihan diksi yang pas untuk tulisan dan para pembacanya. Lalu, bahan dan bumbu tersebut diolah dengan teknik menulis yang memperhatikan unsur 5W1H, kaidah jurnalistik (khusus artikel berita), tidak berpihak, tidak menyudutkan dan lugas dalam menyampaikan kebenaran data. Hingga kemudian tulisan disajikan dengan layout yang menarik dengan ornamen infografis maupun foto pendukung.

Bagaimana Menumbuhkan Minat Menulis?
Saya adalah jurnalis yang setiap hari harus menulis berita, pernah jenuh juga. Biasanya saat jenuh, saya mencari dan membaca karya tulisan orang lain. Bukan membaca status Whatsapp atau Instagram, nggak recommended banget untuk menguatkan kemampuan menulis. Saya sejak SD, hampir setiap hari saya baca Koran ayah saya. Kolom olahraga yang paling sering saya baca, apalagi kalau beritanya tentang Serie A Liga Italia. Pas itu, Intermilan, AC Milan dan Juventus lagi kuat-kuatnya. Beranjak SMA, saya coba baca kolom politik. Dari situ, kita akan mendapati keingintahuan untuk menulis karya serupa. Muncul pertanyaan, bagaimana caranya menulis artikel semacam ini, bla bla bla dan seterusnya. Selain itu, temen-temen bisa buat atau gabung komunitas menulis untuk tetap menjaga semangat menulis.

SMK Muhammadiyah Purwodadi Raih Juara 3 Bola Voli Putri Bupati Cup Ke XXX

Capaian Juara 3
Tim Bola Voli Putri SMK Muhammadiyah Purwodadi berhasil meraih juara 3 dalam kejuaraan Bola Voli memperebutkan Piala Bupati ke XXX antar pelajar SMA/ SMK/ MA Negeri Swasta se Kabupaten Grobogan yang diselenggarakan tanggal 11-13 Desember 2019 di GOR Bung Karno Purwodadi. Mereka adalah Eka, Indri, Adel, Adek, Dina, DIni, Fitriana, Reni, Elsa, Risky, Fella, dan Cindy. Tanpa kenal lelah berlatih dan berjuang untuk memberikan yang terbaik bagi SMK Muhammadiyah Purwodadi.

Sampai Jumpa Tahun Depan
Roda itu melingkar, vertikal dan horizontal. Tahun ini Tim berhasil meraih juara 3, capaian yang luar biasa. Tahun depan, bukan mustahil Tim akan meraih juara 1. Forza Muhi !!

Pak Sadiyo : Kepala SMK Muhammadiyah Purwodadi 2019-2023

Nahkoda Terpilih
SMK Muhammadiyah Purwodadi menapaki babak baru bersama Nahkoda Terpilih, beliau adalah Bapak Sadiyo, S.Pd., M.Pd., Kepala SMK Muhammadiyah Purwodadi untuk periode 2019-2023. Pada periode sebelumnya, beliau menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan.

Humble and Energic
Perjuangan di masa muda beliau, nyantri dari ponpes ke ponpes hingga pengabdian mengajar dari sekolah ke sekolah, masih membekas dan berlanjut hingga kini. Hal tersebut terbukti dengan keaktifan beliau menjadi Ketua Kwarda Hizbul Wathan Kabupaten Grobogan, Ketua Forum Guru Muhammadiyah Kabupaten Grobogan, dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Purwodadi. Semua pengalaman tersebut, menjadikannya dikenal sebagai pribadi yang humble (rendah hati) dan energic (bersemangat).

Do’a di Masa Depan
Pesan Khalifah Umar bin Khatab, “Didiklah anak-anakmu, karena mereka akan hidup pada zaman yang berbeda dengan zamanmu”. Semoga SMK Muhammadiyah Purwodadi semakin berbenah, berkemajuan dan bermanfaat untuk masyarakat Indonesia.

Pak Sugiyarto Pamit.

Saya Pamit SMK Muhammadiyah Purwodadi

Maaf yang Terangkum
Saya, Drs. H. Sugiyarto, sudah 36 tahun mengabdi di Perguruan Muhammadiyah. Mulai dari SMP, SMA dan SMK Muhammadiyah Purwodadi. Kini, tiba saatnya saya undur diri (pensiun) sebagai Kepala SMK Muhammadiyah Purwodadi. Biar Pak Sadiyo, S.Pd., M.Pd. yang melanjutkan amanah ini. Saya dan keluarga mohon maaf apabila ada lisan dan laku yang menyakiti rekan dan anak-anakku (murid Perguruan Muhammadiyah Purwodadi). Sedikit pesan saya, jaga kerukunan, jaga kebersamaan. Sukses dengan bersama, sukses karena bersama. Pintu rumah saya selalu terbuka untuk bapak dan ibu guru yang hendak bersilaturrahmi. Kami tunggu kedatangannya.

Do’a untuk Pak Sugiyarto
Semoga dikaruniai kesehatan, berkah umurnya. We always miss you :).