Desainer Tampilkan Koleksi Modest Fashion yang Menggabungkan Elemen Spiritual dan Estetika

Perkembangan modest fashion di Indonesia semakin menunjukkan dinamika yang menarik, memberikan kesempatan bagi para desainer untuk mengekspresikan ide dan kreativitas mereka secara lebih luas. Salah satu buktinya adalah acara Ramadan Rhapsody 2026 yang diselenggarakan di Main Atrium, Ground Floor, Pakuwon City Mall Bekasi.
Acara yang merupakan tahun kedua kerjasama antara Fashion Rhapsody, Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), dan pusat perbelanjaan ini berlangsung dari 4 hingga 29 Maret 2026. Dengan tema “Sanctuary of Ramadan”, penyelenggara berupaya menyoroti dimensi reflektif dan spiritual dalam perayaan fashion muslim. Mari kita eksplor lebih jauh mengenai acara ini!
Ketua Fashion Rhapsody, Ariy Arka, menjelaskan bahwa tema ini terinspirasi dari pemikiran mengenai Ramadhan sebagai waktu untuk merenung dan menyusun kembali hidup kita.
“Sanctuary of Ramadan bisa dipahami sebagai ruang suci di mana iman, seni, dan kebersamaan saling terjalin,” ungkap Ariy Arka dalam pernyataannya yang disampaikan pada Selasa, 10 Maret 2026.
Dengan konsep yang telah ditetapkan, Ramadan Rhapsody menampilkan lebih dari 30 desainer serta sekitar 25 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Beragam koleksi yang dipamerkan menampilkan karakteristik modest fashion yang bervariasi, mulai dari desain kontemporer hingga busana yang menggabungkan unsur tradisional.
Keseluruhan atmosfer acara tercermin dalam konsep visual yang menghiasi area pameran. Panggung utama, desain instalasi, dan ornamen yang tersebar di berbagai sudut mall menghadirkan kombinasi warna lembut yang dipadukan dengan elemen khas Ramadhan dan kearifan lokal.
Ketua APPMI Jakarta, Dana Duriyatna, menyatakan bahwa penyelenggaraan acara seperti ini membuka peluang kolaborasi yang lebih besar dalam ekosistem industri kreatif.
“Dengan munculnya sinergi antara pelaku di dunia fashion dan industri kreatif lainnya, kita dapat mendorong terciptanya karya-karya inovatif, bahkan dari para UMKM di Bekasi, sehingga mereka semakin berdaya. Apalagi, fashion merupakan salah satu sektor yang berkontribusi signifikan terhadap PDB Indonesia,” tambah Dana Duriyatna.
Pada saat pembukaan acara, panggung diwarnai dengan pertunjukan tari modern dan parade fashion. Beberapa musisi juga turut memeriahkan suasana, termasuk penampilan dari Vina Panduwinata serta grup musik Yovie & Nuno.
Selama acara berlangsung, pengunjung tidak hanya dapat menikmati fashion show dan pameran koleksi, tetapi juga berpartisipasi dalam berbagai aktivitas menarik lainnya, seperti sesi berbagi inspirasi, workshop kreatif, kompetisi, dan program midnight serta live sale.
➡️ Baca Juga: Lirik Lagu “Kupu-kupu Malam” Karya Titiek Puspa Tahun 1997
➡️ Baca Juga: Pemerintah Rilis Kebijakan Baru untuk Penanganan Covid-19




