IHSG Terjun Bebas 138 Poin, Simak 3 Saham Top Gainers LQ45 yang Menarik

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan pada akhir sesi perdagangan Jumat, 6 Maret 2026, dengan penurunan sebesar 1,79 persen atau 138,31 poin, yang membawa indeks ini ke level 7.572,22. Penurunan ini terjadi setelah IHSG sempat mengalami rebound pada perdagangan sebelumnya.
Selama sesi perdagangan, IHSG berfluktuasi dalam kisaran 7.500 hingga 7.700. Nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp 13,23 triliun, dengan total transaksi sebanyak 1,54 juta.
Kondisi ini mencerminkan kekhawatiran yang melanda pasar terkait dampak dari konflik yang berkepanjangan antara AS dan Iran. Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam laporan harian mereka menyatakan bahwa indeks di bursa Asia menunjukkan pergerakan yang bervariasi.
Secara teknis, IHSG ditutup di bawah garis rata-rata pergerakan lima hari (MA5) dan dua puluh hari (MA20), yang menunjukkan bahwa tekanan jangka pendek masih berlangsung. Indikasi ini semakin diperkuat oleh pelebaran negatif pada slope MACD.
Sektor industri mengalami koreksi terburuk dengan penurunan sebesar 3,37 persen. Selain itu, sektor konsumer siklikal juga tergerus 3,34 persen, sementara sektor energi mengalami penurunan sebesar 2,86 persen.
Phintraco Sekuritas melaporkan tiga emiten di jajaran 45 saham unggulan (LQ45) yang berhasil meraih kenaikan harga signifikan, di antaranya:
PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
Saham BREN mencatatkan kenaikan 5,82 persen atau 425 poin, sehingga berada di level 7.725.
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)
Saham ITMG mengalami lonjakan sebesar 3,85 persen atau 1.000 poin, menutup perdagangan pada level 26.975.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN)
Saham BBTN juga mencatatkan kenaikan sebesar 1,90 persen atau 25 poin, dan ditutup pada harga 1.340.
➡️ Baca Juga: Gempa Myanmar Terdampak 2273 Warga – Berita Terbaru
➡️ Baca Juga: 50 Tahun Tempo: Media Terdepan Mengkritik Kekuasaan



