Nihayatul Wafiroh: Menghargai Peran Porter sebagai Pahlawan Ekonomi yang Tak Terlupakan

Jakarta – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perempuan Bangsa telah menunjukkan komitmen yang nyata dalam kegiatan sosial di wilayah ibu kota.
Kali ini, organisasi yang fokus pada pemberdayaan perempuan tersebut menargetkan para pekerja keras di pusat grosir terbesar se-Asia Tenggara, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Aksi berbagi ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh. Kehadiran sosok yang akrab disapa Mbak Ninik ini di tengah kesibukan Pasar Tanah Abang disambut dengan antusiasme oleh puluhan porter, yang setiap harinya bergantung pada jasa angkut barang.
Dalam kesempatan tersebut, Ninik menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan berkelanjutan Perempuan Bangsa untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang beroperasi di sektor informal.
“Kami bersyukur hari ini dapat kembali turun ke lapangan dan menyapa langsung para pejuang nafkah di Pasar Tanah Abang. Porter adalah bagian krusial dalam ekosistem ekonomi kita, namun sering kali keberadaan mereka tidak mendapat perhatian yang semestinya. Perempuan Bangsa ingin memastikan bahwa mereka tidak berjuang sendirian,” ungkap Nihayatul Wafiroh di sela-sela pembagian sembako pada Rabu, 11 Maret 2026.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini juga menambahkan bahwa konsistensi merupakan kunci dari gerakan ini. Menurutnya, aksi sosial tidak boleh berhenti pada satu titik saja, melainkan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi.
“Melihat senyum para porter hari ini memberikan energi bagi kami untuk terus bergerak. Ini bukan hanya tentang paket sembako yang diserahkan, tetapi juga pengakuan bahwa dedikasi mereka dalam mencari nafkah yang halal sangatlah mulia. Kami berkomitmen untuk melanjutkan aksi-aksi serupa di lokasi-lokasi lain di Jakarta dan seluruh Indonesia,” tegasnya.
Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan lancar. Para porter yang menerima bantuan mengaku merasa sangat terbantu, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang bagi pekerja harian lepas di pusat perbelanjaan.
Dengan kegiatan ini, DPP Perempuan Bangsa berharap dapat memicu semangat kolaborasi dari berbagai elemen masyarakat lainnya untuk lebih peduli terhadap nasib para pekerja informal di ibu kota.
➡️ Baca Juga: Kisah Perang Bayu: Perlawanan Rakyat Aceh Hadapi Jepang
➡️ Baca Juga: PSI Terapkan E‑Voting dalam Pemilihan Ketua Umum: Transparansi Pemilu



