Gavin Newsom Soroti Isu Perang Iran dan Tantangan yang Dihadapi Netanyahu

Gubernur California, Gavin Newsom, menarik perhatian publik ketika ia menyampaikan kritik tajam terhadap kebijakan Presiden Donald Trump. Dalam sebuah acara yang berlangsung di Los Angeles baru-baru ini, Newsom mempertanyakan dukungan militer yang diberikan oleh Amerika Serikat kepada Israel, terutama dalam konteks serangan yang dilancarkan terhadap Iran sejak 28 Februari lalu. Ia bahkan menggambarkan situasi tersebut sebagai mencerminkan praktik yang menyerupai “negara apartheid”.
Selama acara tersebut, Newsom juga diinterogasi oleh Jon Favreau, pembawa acara dari Pod Save America, mengenai pentingnya bagi Washington untuk mengevaluasi kembali dukungan militernya terhadap Israel dalam jangka panjang. Menanggapi hal ini, Newsom menyampaikan rasa kecewanya terhadap pemerintahan Israel saat ini.
“Hal ini sangat menyedihkan bagi saya, karena kepemimpinan Israel saat ini membawa kita ke titik di mana kita mungkin tidak punya pilihan lain selain mempertimbangkan langkah tersebut,” ungkap Newsom, seperti yang dilaporkan oleh Middle East Eye pada 5 Maret 2026.
Meskipun selama ini Newsom secara terbuka menunjukkan dukungannya terhadap Israel, belakangan ini ia mulai mengeluarkan kritik terhadap pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan menyerukan perlunya gencatan senjata di Gaza.
“Dia menghadapi masalah politik di dalam negeri. Dia berusaha menghindari penjara dan sedang bersiap untuk pemilu mendatang. Posisi politiknya sedang tertekan. Selain itu, ada kelompok ekstrem di sekitarnya yang berambisi untuk mencaplok Tepi Barat,” jelas Newsom.
Politisi Amerika tersebut juga mencatat bahwa ada pihak-pihak tertentu yang kini mulai membandingkan Israel sebagai suatu bentuk negara apartheid, yang ia anggap sebagai penilaian yang tepat.
Ketika membahas operasi militer Israel di Iran, yang mendapatkan dukungan dari Amerika Serikat, Newsom kembali mengemukakan kritik terhadap keputusan ini.
“Kita berbicara mengenai pergantian rezim?… Selama dua tahun terakhir, mereka bahkan belum bisa menyelesaikan masalah dengan Hamas di Israel,” ujarnya, merujuk pada rencana Israel untuk mengganti kepemimpinan di Tehran.
Pernyataan Newsom muncul di tengah meningkatnya ketegangan dalam pemerintahan Trump terkait perang melawan Iran.
Dalam pernyataan yang tampaknya bertentangan dengan ungkapan Menteri Luar Negeri Marco Rubio sehari sebelumnya, Trump mengklaim kepada wartawan pada Selasa bahwa dia adalah yang mendorong Israel untuk melancarkan perang melawan Iran.
➡️ Baca Juga: Robert Lewandowski Menilai Manchester United Sebagai Tim yang Tidak Berhasil
➡️ Baca Juga: Pelatihan Menulis: Menciptakan Perubahan Melalui Tulisan




