Daftar Jalan Dialihkan Selama Jakarta Bedug Kolosal: Simak Rinciannya di Sini

Jakarta – Suasana malam takbiran di Jakarta akan semakin semarak dengan digelarnya acara Jakarta Bedug Kolosal di area Sudirman–Thamrin. Untuk mendukung kelancaran acara yang juga dimeriahkan dengan pawai obor, beberapa jalan protokol akan dialihkan secara situasional.
Kegiatan Jakarta Bedug Kolosal melibatkan partisipasi dari sekitar 261 kelurahan, di mana setiap kelurahan akan mengirimkan empat bedug untuk pawai obor di malam takbiran. Rute yang akan dilalui mulai dari Pintu Barat Daya Silang Monas, Bundaran HI, hingga Jalan MH Thamrin, di mana sepanjang rute tersebut akan diterapkan kebijakan car free night.
Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Harmawan, mengungkapkan bahwa rekayasa lalu lintas akan dimulai pada Jumat, 20 Maret 2026, pukul 20.00 WIB dan akan berlangsung hingga acara selesai. Masyarakat yang berencana melintasi area tersebut disarankan untuk mencatat jalan-jalan yang terdampak dan menyiapkan rute alternatif guna menghindari kemacetan.
“Rekayasa lalu lintas ini bersifat situasional,” ujar Ujang.
Pengalihan arus lalu lintas akan dimulai di Jalan Sudirman.
Ujang merincikan beberapa ruas jalan yang akan mengalami pengalihan, yaitu Jalan Jenderal Sudirman dari simpang Jalan Karet Pasar Baru Timur III hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI). Selain itu, Jalan MH Thamrin juga akan dialihkan dari Bundaran HI ke Bundaran Patung Kuda, serta ruas Jalan Kupingan BNI 46, Jalan Kota Bumi, dan Jalan Baturaja serta Jalan Kebon Kacang.
Selanjutnya, Jalan Kebon Sirih, baik sisi barat maupun timur, serta Jalan KH Wahid Hasyim pada kedua sisinya juga akan mengalami pengalihan. Begitu pula dengan Jalan Sunda dan Jalan Imam Bonjol yang akan terdampak.
Sebagai alternatif rute saat pengalihan arus, bagi kendaraan dari utara (Harmoni) menuju selatan (Semanggi) dapat melalui Jalan Hayam Wuruk, Jalan Ir H Juanda, kemudian putar balik menuju Jalan Suryapranoto, Jalan Balikpapan, Jalan Cideng Timur, Jalan Mas Mansyur, Jalan Prof Dr Satrio, Jalan Jenderal Sudirman, dan seterusnya.
Selain itu, alternatif lain juga dapat ditempuh melalui Jalan Medan Merdeka Barat, putar balik di depan Gedung Kementerian Perhubungan, lalu melanjutkan ke Jalan Abdul Muis, Jalan H. Fachrudin, Jalan Cideng Timur, Jalan K.H Mas Mansyur, Jalan Prof Dr Satrio, dan kembali ke Jalan Jenderal Sudirman.
Opsi tambahan yang bisa dipilih adalah melalui Jalan Medan Merdeka Barat, putar balik di depan Gedung Kementerian Perhubungan, dilanjutkan ke Jalan Abdul Muis, Jalan H Fachrudin, Jalan Cideng Timur, Jalan K.H Mas Mansyur, Jalan RM Margono Djojohadikoesoemo, Jalan Galunggung, dan kembali ke Jalan Jenderal Sudirman.
Dengan pengalihan arus ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah merencanakan perjalanan mereka selama Jakarta Bedug Kolosal berlangsung, sehingga acara dapat berjalan dengan lancar dan aman.
➡️ Baca Juga: Prabowo Luncurkan Satgas Transisi Energi dengan Bahlil sebagai Ketua Resmi
➡️ Baca Juga: Cara Membuat Neapolitan Pizza Tepi Tinggi: Resep dan Tips




