Hamas Kirim Surat Rahasia ke Mojtaba Khamenei untuk Mengaktifkan Semua Lini Perlawanan

Hamas baru-baru ini mengirimkan surat rahasia kepada Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, pada tanggal 14 Maret 2026. Dalam surat tersebut, kelompok ini meminta agar Iran tidak melakukan serangan terhadap negara-negara teluk yang berdekatan.
Di dalam surat yang bersifat rahasia itu, Hamas mendorong Iran untuk “mengaktifkan semua front,” yang berarti mereka ingin semua lini perlawanan yang ada untuk digerakkan. Informasi ini dilaporkan oleh KAN News pada hari Minggu.
Sebelumnya, dalam pernyataan publiknya pada hari yang sama, Hamas mengambil pendekatan yang lebih hati-hati dengan menyerukan Iran agar tidak menargetkan negara-negara tetangga di kawasan Teluk.
“Walaupun kami mengakui hak Iran untuk merespons segala bentuk agresi dengan cara yang sesuai dengan norma dan hukum internasional, kami meminta kepada saudara-saudara kami di Iran untuk tidak melancarkan serangan terhadap negara-negara tetangga,” demikian pernyataan Hamas yang dikutip dari sumber berita.
Dalam surat tersebut, Hamas juga menegaskan bahwa mereka tidak akan membiarkan diri mereka dilucuti dari hak dan kekuatan mereka.
“Gerakan Hamas kini sepenuhnya mendukung kepemimpinan Anda yang cerdas dalam menghadapi kekacauan yang ditimbulkan oleh ‘Zionis-Amerika’,” tulis mereka dalam surat tersebut.
Lebih lanjut, Hamas menyebut negara-negara Teluk yang telah menjalin hubungan normal dengan Israel sebagai bagian dari ‘kubu yang kalah.’
“Mereka bahkan tidak mampu melindungi orang-orang yang mencari perlindungan di basis mereka,” demikian isi surat yang tampak menyindir negara-negara Teluk, termasuk Yaman, tempat tentara AS dilaporkan tewas akibat serangan rudal Iran dalam Operasi Epic Fury.
Hamas menyatakan komitmennya untuk meraih kemenangan di masa depan dengan dukungan penuh dari Iran. Dalam surat tersebut, mereka menegaskan solidaritas mereka dengan Iran.
“Bersama dengan saudara-saudara kami dalam poros perlawanan di Lebanon, Yaman, dan Irak, kami akan meraih kemenangan selanjutnya di bawah kepemimpinan Anda,” tulis Hamas kepada Khamenei.
Menanggapi surat tersebut di platform X/Twitter, Kementerian Luar Negeri Israel menyebutkan bahwa ini merupakan bukti yang mendukung klaim mereka bahwa Hamas telah mengkhianati bangsa-bangsa Arab.
“Ini mengindikasikan bahwa pihak Palestina telah mengkhianati saudara-saudara Arab mereka,” demikian pernyataan mereka, merujuk pada pandangan Hamas yang menyebut negara-negara Teluk lainnya sebagai lemah.
➡️ Baca Juga: Membentuk Portofolio Freelance yang Menarik Meski Belum Pernah Memiliki Klien Sebelumnya
➡️ Baca Juga: Daftar Tarif Sewa Rusunawa Jagakarsa, Tidak Sampai Rp2 Juta per Bulan




