Pedagang Terminal Kampung Rambutan Catat Omzet Harian Rp8 Juta Selama Periode Mudik

Jakarta – Lonjakan arus mudik menjelang Idul Fitri 2026 membawa berkah bagi para pedagang di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta. Dengan semakin banyaknya penumpang yang berangkat, omzet pedagang mengalami peningkatan yang signifikan, bahkan hingga beberapa kali lipat dibandingkan hari-hari biasa.
Salah satu pedagang, Jalal, mengungkapkan bahwa ia berhasil meraih omzet lebih dari Rp8 juta per hari selama musim mudik berkat jualan nasi Padang. Jumlah ini jauh melebihi pendapatan normalnya yang hanya berkisar Rp1 juta per hari.
“Sejak lima hari sebelum Lebaran, warung saya selalu ramai. Banyak pemudik yang singgah untuk makan sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar Jalal saat ditemui di Terminal Kampung Rambutan pada Jumat, 20 Maret 2026.
Pedagang lain, Rian, juga merasakan dampak positif serupa. Di puncak arus mudik, khususnya pada H-3 dan H-2 Lebaran, warung makannya mencatatkan laba bersih hingga Rp4 juta dalam sehari.
Angka tersebut mencerminkan peningkatan yang luar biasa, sekitar delapan kali lipat dibanding pendapatan harian biasa. Rian menjelaskan, pada hari biasa, pendapatan bersihnya hanya mencapai Rp500 ribu.
“Lebaran tahun ini alhamdulillah, dalam sehari saya bisa mendapatkan keuntungan bersih Rp4 juta, dari berjualan mulai jam 06:00 WIB hingga jam 22:00 WIB,” kata Rian dengan penuh rasa syukur.
Menurut Rian, masa paling ramai terjadi pada H-3 Lebaran, tepatnya pada Rabu dan Kamis, 18-19 Maret 2026. “Dua hari tersebut benar-benar padat. Pembeli datang silih berganti tanpa henti,” ungkapnya.
Tak hanya pedagang makanan, mereka yang menjual barang asongan di area terminal juga turut merasakan lonjakan pendapatan. Rusdi, seorang pedagang minuman dan makanan ringan, melaporkan bahwa keuntungan yang ia peroleh meningkat hingga 70 persen.
“Pada hari biasa, pendapatan saya sekitar Rp500 ribu, namun saat mudik ini bisa mencapai Rp900 ribu dalam sehari,” ujar Rusdi dengan antusias.
Kepadatan arus mudik di Terminal Kampung Rambutan tidak hanya menandakan tingginya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran, tetapi juga menjadi momen yang berharga bagi pelaku usaha kecil untuk meraih pendapatan yang lebih baik.
Para pedagang berharap agar tren positif yang mereka alami ini dapat terus berlanjut hingga arus balik nanti. Namun, suasana di Terminal Kampung Rambutan terpantau lebih sepi pada H-1 Lebaran 2026, Jumat, yang menunjukkan adanya penurunan signifikan setelah puncak arus mudik beberapa hari sebelumnya.
➡️ Baca Juga: Makna Jersey Kelme Timnas Indonesia: Warisan 1999 dan Inspirasi Motif Batik
➡️ Baca Juga: Gempa Myanmar Terdampak 2273 Warga – Berita Terbaru




