Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

Wamendagri Bima Tekankan Praja Pratama IPDN untuk Pertahankan Kinerja Pengabdian di Aceh Tamiang

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto memberikan penekanan kepada Praja Pratama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan gelombang ketiga di Kabupaten Aceh Tamiang. Ia mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi dan kualitas kinerja mereka. Bima menegaskan bahwa gelombang penugasan ini berpotensi menjadi akhir dari masa pengabdian mereka, sehingga para praja diharapkan dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik dan tanpa meninggalkan catatan negatif.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam apel penerimaan Satuan Praja Pratama di Aceh Tamiang pada Rabu, 1 April 2026. Dalam arahannya, Bima mengingatkan kembali tentang kondisi Aceh Tamiang yang tiga bulan lalu berada dalam keadaan yang sangat sulit, dengan adanya keterbatasan sarana dasar dan terhentinya aktivitas pemerintahan.

“Tiga bulan yang lalu, situasi di sini benar-benar terpuruk. Lingkungannya sangat berbeda dibandingkan dengan saat senior kalian datang. Keadaan saat itu mencekam, tanpa penerangan, tanpa air, dan semua aktivitas terhenti,” jelasnya.

Bima menyatakan bahwa praja sebelumnya harus menghadapi kondisi yang tidak ideal. Namun, berkat kerja keras mereka bersama pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), situasi mulai membaik dalam waktu tiga bulan. Saat ini, aktivitas pemerintahan kembali normal dan layanan publik mulai berfungsi dengan baik.

Meski demikian, Bima mengingatkan para praja bahwa tantangan yang mereka hadapi tidak akan lebih ringan, melainkan memiliki karakter yang berbeda. “Jangan sampai salah memahami situasi di lapangan, dan jangan pernah menganggap remeh,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa jika sebelumnya praja berperan dalam pemulihan fungsi pemerintahan, kini tugas mereka lebih menuntut keterlibatan aktif di tengah masyarakat. Penugasan ini memerlukan kehadiran dan kontribusi langsung untuk membantu masyarakat yang terkena dampak.

Lebih jauh, Bima menekankan pentingnya menjaga reputasi baik institusi serta memanfaatkan masa penugasan sebagai momen untuk belajar. “Selalu jaga nama baik dari institusi kebanggaan kita, IPDN dan Kemendagri,” imbuhnya.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan dalam pengabdian tidak hanya diukur dari kemampuan memulai dengan baik, tetapi juga dari kemampuan menyelesaikan tugas dengan baik. “Sering kali, keberhasilan dalam perlombaan ditentukan bukan pada saat awal, tetapi pada saat kita menutup dan menyelesaikannya,” tambahnya.

Sebelum apel penerimaan tersebut, Bima meninjau langsung lokasi operasi di Dusun Bahagia dan Dusun Amalia, yang akan menjadi tempat penugasan para praja. Di lokasi tersebut, mereka akan fokus pada kegiatan pembersihan lumpur dari rumah warga, perbaikan drainase, serta pemeliharaan jalan desa sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan lingkungan setelah bencana.

    ➡️ Baca Juga: Membuat Workspace Efektif di Cafe untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Anda

    ➡️ Baca Juga: Panduan Terperinci untuk Sukses Menjadi Dropshipper di Shopee dan Tokopedia

    Related Articles

    Back to top button