www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

depo 10k depo 10k
bisnis

Inalum Tingkatkan Penanganan Karhutla di Kalbar, Relawan Grup MIND ID Padamkan Api di Area BAI

PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) terus memperkuat komitmennya terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai lokasi di Indonesia, termasuk Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Wilayah ini merupakan area operasional dari PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), yang merupakan anak perusahaan Inalum dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam). BAI mengelola smelter grade alumina refinery (SGAR) beserta fasilitas pendukung lainnya.

Sejak 24 Agustus 2026, Inalum dan BAI telah bekerja sama dengan pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, petugas pemadam kebakaran, relawan, serta masyarakat lokal untuk mengendalikan dan memadamkan sejumlah titik api. Upaya ini terus diperkuat, terutama karena beberapa kebakaran terjadi di lahan gambut yang sangat sulit dipadamkan. Api bisa merambat dan bertahan di bawah permukaan, sehingga memerlukan pemantauan, penyisiran, dan pendinginan yang berkelanjutan.

Direktur Utama Inalum, Melati Sarnita, menegaskan bahwa kehadiran tim di lapangan tidak hanya terbatas pada pemadaman api, tetapi juga berfokus pada pencegahan penyebaran dan pengurangan dampak karhutla yang lebih luas. Ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan dan masyarakat.

“Perusahaan harus memberikan manfaat serta rasa aman kepada masyarakat sekitar. Ketika situasi darurat seperti karhutla terjadi, kami berusaha untuk bergerak bersama semua pihak yang memiliki kompetensi dan kewenangan dalam penanganannya. Kolaborasi adalah kunci untuk memastikan respons di lapangan lebih cepat dan efektif,” ungkap Melati dalam keterangannya pada 7 September 2026.

Pada tanggal 4 September, Direktur Utama PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID), Maroef Sjamsoeddin, secara langsung mengkoordinasikan pengiriman 60 personel pemadam kebakaran bersertifikat dari Grup MIND ID untuk memperkuat tim yang sudah bekerja di lapangan. Personel ini terdiri dari gabungan tenaga dari Inalum, Antam, PT Bukit Asam (Persero) Tbk, PT Timah (Persero) Tbk, PT Freeport Indonesia, dan PT Vale Indonesia Tbk.

Maroef Sjamsoeddin menyatakan bahwa penanganan bencana memerlukan rasa kepedulian dan kolaborasi dari berbagai pihak. Oleh karena itu, Grup MIND ID hadir untuk memberikan bantuan kepada masyarakat serta memperkuat upaya pengendalian karhutla yang berdampak pada lingkungan dan kegiatan sosial masyarakat.

    ➡️ Baca Juga: Bangladesh, Calon Lawan Timnas Indonesia dengan Pengalaman di Liga Premier Inggris

    ➡️ Baca Juga: Waspadai Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Dewi Perssik dengan Centang Biru

    Related Articles

    Back to top button