pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
berita

Fakta Nakhoda KM Virgo Transport 8 yang Selamat dan Sedang Jalani Pemeriksaan Kini

Jakarta – Nakhoda KM Virgo Transport 8 berhasil ditemukan dalam keadaan selamat setelah insiden yang melibatkan kapal tersebut di perairan Laut Jawa, yang mengangkut 243 orang. Setelah proses evakuasi, nakhoda kini menjalani pemeriksaan untuk memberikan penjelasan terkait peristiwa yang menimpa kapal tersebut. Berikut adalah fakta-fakta penting mengenai situasi ini.

Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, mengonfirmasi bahwa nakhoda termasuk dalam 114 orang yang telah berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan.

“Untuk nakhoda, dia selamat dan kini sedang dalam pemeriksaan,” kata Suntana, seperti dilaporkan pada Rabu, 16 September 2026.

Setelah dinyatakan selamat, nakhoda KM Virgo Transport 8 diminta untuk memberikan keterangan oleh pihak berwenang. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi mengenai keadaan kapal serta rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum kapal mengalami kecelakaan.

Suntana belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai materi pemeriksaan. Keterangan yang telah diberikan oleh nakhoda kepada pihak berwenang juga belum diumumkan.

Pemeriksaan yang dilakukan terhadap nakhoda menjadi salah satu langkah penting dalam upaya mengungkap lebih dalam insiden yang melibatkan kapal yang berlayar dari Surabaya ke Banjarmasin tersebut.

Di tengah proses pencarian, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii memastikan bahwa perangkat pemancar radio darurat milik kapal, yang dikenal sebagai EPIRB (Emergency Position Indicating Radio Beacon), tetap berfungsi dengan baik.

EPIRB adalah alat yang sangat penting untuk memberikan sinyal ketika suatu kapal berada dalam keadaan darurat. Syafii menjelaskan bahwa sinyal dari perangkat tersebut masih dapat dipantau oleh berbagai stasiun pemantauan.

“Saya pastikan transmitter dari emergency kapal ini aktif. Jadi, jika kita bandingkan dengan pesawat, ada yang namanya ELT, untuk kapal ini adalah EPIRB, dan untuk perorangan ada PLB. Saya pastikan EPIRB dari kapal itu aktif, dan pemantauan dilakukan oleh pihak Australia, Singapura, serta MEOLUT dan LEOLUT yang ada di Basarnas,” tegasnya.

KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada tanggal 13 September 2026, sekitar pukul 02.00 WITA.

Kapal tersebut berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin pada tanggal 12 September 2026, dengan total 243 orang yang terdiri dari penumpang dan awak kapal.

    ➡️ Baca Juga: Pelatih Palestina U-20 Mengungkapkan Pernyataan Kuat Usai Kemenangan atas Vietnam di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

    ➡️ Baca Juga: Daftar Jalan Dialihkan Selama Jakarta Bedug Kolosal: Simak Rinciannya di Sini

    Related Articles

    Back to top button