pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
berita

Pramono Meminta Bantuan Danantara untuk Perluasan Rute LRT ke JIS dan Stasiun Whoosh

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengungkapkan pentingnya dukungan dari Danantara dalam upaya memperluas jaringan LRT hingga Jakarta International Stadium (JIS) dan Stasiun Whoosh Halim. Langkah ini dianggap krusial untuk meningkatkan konektivitas transportasi di ibukota.

Pramono, yang sering disapa Pram, menegaskan bahwa sebagai pemimpin Jakarta, ia bertanggung jawab untuk mempersiapkan berbagai alternatif sumber pembiayaan guna mendukung pembangunan LRT. Sebelumnya, ia juga telah mencanangkan bahwa pendanaan proyek ini akan melibatkan penggunaan obligasi.

“Sebagai gubernur, saya harus memiliki beragam opsi pembiayaan untuk memastikan penyelesaian LRT di Jakarta ini,” ujar Pramono dalam konferensi pers yang dilaksanakan setelah peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta, pada hari Rabu.

Ia menjelaskan bahwa proyek perluasan LRT dari Manggarai ke Dukuh Atas diperkirakan memerlukan dana sekitar Rp2,7 triliun, dengan rencana dimulainya pembangunan pada tahun 2027.

Meskipun dana tersebut telah tersedia, Pramono menekankan bahwa masih diperlukan solusi pembiayaan alternatif lainnya untuk mendukung proyek ini.

“Intinya, sumber dana bisa berasal dari obligasi, APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah), atau bahkan Danantara,” ungkapnya.

Rute LRT Jakarta diharapkan akan diperluas hingga mencapai JIS dan Stasiun Whoosh Halim, dengan harapan dapat memanfaatkan dana dari Danantara atau obligasi untuk realisasinya.

Lebih lanjut, Pramono menyatakan kebahagiaannya karena sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diharapkan segera melanjutkan pembangunan rute LRT menuju JIS dan Stasiun Whoosh Halim.

“Dengan terwujudnya konektivitas ini, LRT Jakarta di bagian tengahnya akan terhubung dengan baik dari Utara, Timur, Selatan, hingga ke Pusat,” tambah Pramono.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga menegaskan bahwa Danantara Indonesia memiliki tanggung jawab untuk membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam melanjutkan pembangunan LRT.

“Saya percaya, Danantara memiliki kewajiban untuk mendukung, karena Jakarta bukan hanya milik mereka yang tinggal di DKI, tetapi milik seluruh bangsa,” tegas Prabowo.

    ➡️ Baca Juga: Wardatina Mawa Menanggapi Somasi Insanul Fahmi Terkait Pengacara Inara Rusli

    ➡️ Baca Juga: Filipina Terapkan 4 Hari Kerja dalam Seminggu Sebagai Dampak Perang Iran

    Related Articles

    Back to top button