Astra Berikan Pelatihan UMKM untuk Meningkatkan Pemasaran Melalui Konten Kreatif

Membuka akun di media sosial memang terbilang mudah. Namun, tantangan sesungguhnya muncul ketika pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) harus mengisi akun tersebut dengan konten yang konsisten dan menarik untuk memperkenalkan produk mereka. Hal ini menjadi semakin sulit ketika waktu dan sumber daya yang tersedia sangat terbatas.
Untuk mengatasi masalah tersebut, PT Astra International Tbk bersinergi dengan Yayasan Astra-Yayasan Dharma Bhakti Astra dan Kompas Institute meluncurkan program Jurnalis Mengajar. Dalam program ini, sebanyak 50 pelaku UMKM yang dibina oleh Astra diberikan pelatihan mengenai pengelolaan media digital dan pembuatan konten produk menggunakan smartphone.
Program tersebut, yang mengusung tema “Membangun Fondasi Media Digital untuk Bisnis dan Membuat Konten yang Menarik dan Mudah Diproduksi,” merupakan bagian dari upaya pembinaan UMKM menjelang peringatan usia ke-70 Astra.
Boy Kelana Soebroto, Chief of Corporate Affairs Astra, menyatakan bahwa kemampuan untuk memanfaatkan media digital menjadi semakin penting seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat.
“Melalui program Jurnalis Mengajar, kami berusaha mendorong UMKM binaan Astra agar tidak hanya mampu menghasilkan konten yang menarik, tetapi juga memiliki pemahaman yang lebih baik dalam berkomunikasi dan memperkenalkan nilai produk mereka kepada masyarakat,” ungkap Boy dalam keterangan tertulis pada 30 September 2026.
Dia menambahkan, “Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas UMKM agar semakin adaptif terhadap perkembangan digital dan mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.”
Pelatihan yang diberikan dimulai dari hal-hal yang relevan dengan kebutuhan usaha sehari-hari. Pemimpin Redaksi Kompas.com, Amir Sodikin, menyampaikan materi mengenai dasar-dasar media digital untuk bisnis.
Selama pelatihan, peserta diajarkan cara mengoptimalkan profil akun media sosial, menyusun rencana konten sederhana untuk satu minggu ke depan, serta menulis deskripsi promosi untuk produk atau layanan yang mereka tawarkan. Materi ini dirancang agar pelaku UMKM memiliki panduan yang jelas dalam mengelola akun bisnis mereka.
Sementara itu, Multimedia Superintendent dari Harian Kompas, Iwan Andryanto, memberikan pelatihan tentang cara mengambil foto dan video produk menggunakan ponsel. Materi yang disampaikan mencakup teknik pencahayaan, komposisi gambar, desain konten sederhana, serta cara melakukan penyuntingan foto dan video dengan aplikasi.
Para peserta mendapatkan kesempatan untuk langsung mempraktikkan teknik yang diajarkan dengan produk mereka masing-masing. Melalui pendekatan ini, mereka tidak hanya belajar, tetapi juga dapat memproduksi konten yang dapat digunakan untuk kebutuhan usaha mereka.
Dukungan bagi peserta tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Setiap peserta diberikan akses ke perangkat pendukung untuk kreasi konten digital dan langganan Kompas.id selama tiga bulan, guna mendukung upaya mereka dalam meningkatkan pemasaran melalui konten yang kreatif.
➡️ Baca Juga: Cara Aman Mudik untuk Penderita Aritmia Menurut Dokter Ahli yang Perlu Anda Ketahui
➡️ Baca Juga: Pemprov Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September 2026, Andra Soni: GAK Tetap Produksi Abu Hitam




