Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bisnis

Bos BI Mengakui Konflik di Timur Tengah Memengaruhi Prospek Ekonomi Global Secara Negatif

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa konflik yang berlangsung di Timur Tengah antara Iran dan koalisi Amerika Serikat-Israel, yang dimulai pada akhir Februari 2026, telah memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap prospek ekonomi global.

Dia menjelaskan bahwa ketegangan ini telah menyebabkan lonjakan harga minyak dunia, yang berimbas buruk pada rantai pasokan perdagangan antarnegara.

“Akibatnya, prospek pertumbuhan ekonomi global menurun dan inflasi mengalami peningkatan,” ujar Perry dalam konferensi pers virtual pada Selasa, 17 Maret 2026.

Perry juga mencatat bahwa kondisi pasar keuangan global semakin memburuk. Hal ini ditandai dengan menguatnya nilai tukar dolar Amerika Serikat yang bersamaan dengan meningkatnya imbal hasil US Treasury serta arus modal yang keluar dari pasar negara berkembang.

Dengan situasi ini, meskipun tarif resiprokal dari AS mengalami penurunan, pertumbuhan ekonomi global untuk tahun 2026 diperkirakan melambat menjadi 3,1 persen, turun dari proyeksi sebelumnya yang sebesar 3,2 persen.

Tekanan inflasi global juga mengalami kenaikan dari 3,8 persen menjadi 4,1 persen. Hal ini semakin memperkecil ruang bagi kebijakan moneter global, termasuk kemungkinan tertundanya penurunan Fed Funds Rate (FFR).

Lebih lanjut, Perry menyatakan bahwa suku bunga yield US Treasury terus meningkat, yang disebabkan oleh membengkaknya defisit fiskal AS, termasuk kenaikan anggaran untuk mendanai perang.

Premi risiko inflasi global yang meningkat telah menyebabkan pergeseran aliran modal ke aset aman, khususnya di pasar uang AS. Sementara itu, indeks nilai tukar dolar AS terhadap mata uang negara maju dan berkembang juga menunjukkan penguatan.

Perry menegaskan bahwa berbagai indikator yang menunjukkan dampak dari konflik di Timur Tengah terhadap kondisi global semakin memperlihatkan bahwa perekonomian serta pasar keuangan global memburuk. Hal ini menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang dan menyulitkan pengelolaan perekonomian mereka.

Kondisi yang ada saat ini mendorong perlunya penguatan respon serta sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter untuk mempertahankan ketahanan eksternal serta mendukung pertumbuhan ekonomi domestik.

    ➡️ Baca Juga: Jadwal Live Serie A Pekan ke-32 di ANTV: Saksikan AS Roma, Juventus, dan Lazio Bertanding

    ➡️ Baca Juga: Purbaya Lantik Robert Marbun Sebagai Sekretaris Jenderal Kemenkeu secara Resmi

    Related Articles

    Back to top button