Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

Tuduhan Terhadap EO Sebagai Tempat Korupsi Paling Aman Perlu Diteliti Secara Mendalam

Jakarta – Pernyataan kontroversial mantan pejabat, Said Didu, mengenai anggaran Event Organizer (EO) pemerintah telah memicu perdebatan yang luas. Organisasi Backstagers Indonesia Event Management Association telah resmi menyampaikan keberatan, menilai tuduhan tersebut sebagai informasi yang keliru dan merugikan jutaan pekerja di industri event.

Organisasi yang mewakili lebih dari 278 ribu pekerja event profesional bersertifikat, serta jutaan pekerja informal, merasa bahwa pernyataan tersebut telah mencederai reputasi pelaku industri. Hal ini dirasakan oleh semua pihak, mulai dari kru teknis hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Andro Rohmana Putra, Ketua Umum Backstagers Indonesia, menegaskan bahwa narasi yang menyebut EO sebagai “tempat korupsi paling aman” adalah tuduhan yang tidak berdasar dan tidak mencerminkan realitas di lapangan.

“Menuduh EO sebagai tempat korupsi di saat industri ini baru mulai pulih setelah terpuruk selama dua tahun akibat pandemi adalah pernyataan yang tidak menunjukkan rasa empati. Saat ini, para pelaku EO berjuang untuk bertahan di tengah pemangkasan anggaran dan efisiensi yang dilakukan pemerintah. Hanya bertahan saja sudah merupakan pencapaian, apalagi jika dituduh menguras uang negara hingga puluhan triliun,” ungkapnya pada Kamis, 2 April 2026.

Menurut Backstagers, sektor event masih sangat terpukul. Pandemi COVID-19 hampir membuat industri ini lumpuh total selama tahun 2020 hingga 2022. Ketika industri mulai bangkit di tahun 2023 dan 2024 melalui berbagai acara besar, tantangan baru muncul pada tahun 2025 karena kebijakan efisiensi anggaran pemerintah yang mengurangi banyak proyek.

Di sisi lain, mereka menegaskan bahwa industri event bukanlah sumber pemborosan, melainkan merupakan pendorong ekonomi yang signifikan. Data yang mereka sampaikan menunjukkan bahwa sektor ini berkontribusi besar terhadap produk domestik bruto (PDB) dan memiliki dampak berantai bagi pelaku UMKM serta pekerja harian.

Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan hal yang berbeda. Dalam banyak kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah, anggaran untuk tenaga kerja event sering kali sangat minim, bahkan bisa dikatakan nyaris tidak ada.

“Banyak pemerintah daerah yang mengadakan acara, tetapi dalam anggarannya, mereka enggan untuk mencantumkan biaya upah bagi tenaga kerja teknis dan kru lokal. Kerja kreatif masih dianggap bisa dibayar dengan ‘terima kasih’, dan kami sering kali harus berjuang agar bisa mendapatkan pembayaran untuk kru event,” jelasnya.

Backstagers juga mengangkat permasalahan mengenai videografer Amsal Sitepu yang sempat viral, yang menunjukkan betapa rendahnya penghargaan terhadap profesi kreatif dalam industri ini.

    ➡️ Baca Juga: Empat Penipu Mengaku Pegawai KPK Ditangkap, USD 17.400 Berhasil Disita

    ➡️ Baca Juga: Kerugian Rp12,5 Triliun Akibat Serangan Iran Terhadap Aset AS di Timur Tengah

    Related Articles

    Back to top button