Pola modern pendekatan analisa terarah slot

Metode premium slot online untuk hasil stabil

Strategi terarah slot online untuk hasil optimal

Analisa kinerja pola modern slot online

Teknik unggulan analisa pola harian slot

Strategi rahasia slot online untuk performa optimal

Strategi maksimal analisa terkini slot online

Teknik unggulan slot online untuk kinerja

depo 10k depo 10k
berita

Mahasiswa UB Diduga Miliki Ratusan Foto dan Video Tak Senonoh Rekan Magang

Jakarta – Kasus yang melibatkan dugaan pelecehan seksual oleh seorang mahasiswa dari Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) Universitas Brawijaya kini tengah menjadi sorotan di dunia maya. Viral di media sosial, berita ini mencuat setelah seorang pengguna membagikan utas yang menjelaskan situasi yang terjadi.

Dalam informasi yang beredar, seorang mahasiswa berinisial G, yang merupakan bagian dari angkatan 2023, diduga menyimpan ratusan foto dan video yang bersifat tidak senonoh, termasuk rekaman saat mandi dan video panggilan seks (VCS). G diduga merekam aktivitas sejumlah peserta magang yang berasal dari berbagai universitas di Indonesia, termasuk Universitas Lampung (UNILA), Universitas Brawijaya, dan Universitas Padjadjaran (Unpad).

Lebih lanjut, berdasarkan pengakuan yang dipublikasikan di akun Instagram Lembaga Pers Mahasiswa FBiPK Universitas Brawijaya, ditemukan lebih dari 900 foto dan video, termasuk rekaman panggilan video dan dokumentasi lainnya, yang tersimpan dalam folder tersembunyi di ponsel milik G.

Dugaan yang lebih serius menyebutkan bahwa G juga melakukan kontak fisik yang tidak pantas terhadap beberapa korban. Tindakan ini diklaim telah menimbulkan trauma bagi mereka. Pada 12 Agustus 2026, peserta magang mengadakan forum internal untuk mendiskusikan masalah ini lebih lanjut.

Pihak instansi tempat G melakukan magang dilaporkan telah memberikan sanksi dan mengambil langkah-langkah untuk mengevaluasi kelanjutan program magang. Menyusul kejadian ini, ULTKSP dari Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan Universitas Brawijaya mengonfirmasi bahwa mereka baru menerima informasi terkait kasus ini pada 23 Agustus 2026 dan akan memanggil G untuk dimintai keterangan.

Di sisi lain, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa FBiPK UB, Noer Rahmi Ardiarini, menyatakan bahwa pihak fakultas telah memanggil mahasiswa yang bersangkutan dan sedang mengumpulkan informasi dari kedua belah pihak terkait dugaan ini.

Noer Rahmi menekankan bahwa saat ini mereka berkoordinasi dengan unit yang berwenang dalam menangani kasus ini, yaitu Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Universitas Brawijaya. Hal ini dilakukan agar pengumpulan fakta dapat dilakukan secara objektif dan tidak berdasarkan asumsi atau kesimpulan sepihak.

Ia juga menegaskan bahwa FBiPK UB menghormati proses pemeriksaan yang sedang berlangsung. Pihak fakultas tidak ingin terburu-buru dalam mengambil kesimpulan sebelum hasil pemeriksaan dari Satgas PPKPT UB keluar.

Noer Rahmi menambahkan bahwa setiap laporan atau dugaan terkait kekerasan seksual adalah masalah serius yang perlu ditangani dengan cermat. Dalam proses ini, perlindungan bagi pelapor dan kerahasiaan identitas semua pihak yang terlibat akan menjadi perhatian utama.

    ➡️ Baca Juga: Mengatur Pencahayaan Ruangan untuk Mengurangi Kelelahan Mata saat Bekerja

    ➡️ Baca Juga: Panduan Lengkap SIAKAD untuk Mahasiswa Dalwa

    Related Articles

    Back to top button