Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bisnis

Pertamina Tingkatkan Pengembangan Temuan Sumur Eksplorasi di Lepas Pantai Balikpapan

Pertamina melalui PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) terus melanjutkan pengembangan temuan sumur eksplorasi Manpatu yang terletak di lapangan lepas pantai Balikpapan, Kalimantan Timur. Proyek ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan produksi energi nasional.

General Manager PT PHM, Setyo Sapto Edi, menyampaikan bahwa proses pengembangan sumur eksplorasi Manpatu di kawasan lepas pantai South Mahakam berjalan sesuai rencana. Pihaknya optimis dengan kemajuan yang dicapai hingga saat ini.

Proyek pengembangan ini berlokasi sekitar 35 kilometer dari garis pantai Balikpapan, dengan kedalaman perairan yang berkisar antara 50 hingga 60 meter. Fasilitas yang sedang dibangun dirancang untuk dapat menangani aliran gas hingga 80 juta metrik standar kaki kubik per hari (MMSCFD), yang merupakan angka yang cukup signifikan untuk memenuhi kebutuhan energi.

Setyo menambahkan bahwa saat ini proyek tersebut telah memasuki tahap pemindahan kerangka anjungan dari fasilitas fabrikasi yang berlokasi di PT Meindo Elang Indah, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Proses ini berlangsung pada 26 Maret 2026 dan menandai langkah penting dalam pengembangan sumur eksplorasi ini.

Tahap pemindahan kerangka anjungan ini merupakan langkah awal sebelum kerangka tersebut dikirim dan dipasang di area operasi Mahakam yang terletak di Selat Makassar, lebih tepatnya di perairan Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Proses ini diharapkan berlangsung dengan lancar dan efisien.

Selanjutnya, bagian atas anjungan direncanakan untuk tiba pada pertengahan April 2026. Instalasi seluruh platform ditargetkan akan rampung pada awal kuartal ketiga tahun 2026, dengan perkiraan waktu antara Juli hingga pertengahan Agustus 2026 untuk penyelesaian penuh.

Dalam proyek ini, terdapat juga konstruksi bagian atas anjungan yang memiliki bobot total sekitar 2.400 ton. Selain itu, akan ada pemasangan pipa bawah laut sepanjang sekitar 2,5 kilometer dan pengeboran untuk 11 sumur pengembangan, yang semua ini menunjukkan komitmen tinggi terhadap pengembangan infrastruktur energi.

PT PHM, sebagai anak perusahaan dari PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), bertanggung jawab atas operasi minyak dan gas bumi di wilayah kerja Mahakam. Sebelum 2017, perusahaan ini dikenal dengan nama Total Indonesie, yang merupakan kolaborasi antara Indonesia dan perusahaan energi asal Prancis, Total.

Dalam perkembangan proyek Manpatu, PT PHM telah mencatatkan kemajuan signifikan dalam penggunaan komponen lokal. Untuk pertama kalinya, proyek ini menggunakan pipa produksi buatan dalam negeri secara menyeluruh, mulai dari pipa bawah laut hingga sambungan pipa di anjungan, yang merupakan langkah positif untuk mendukung industri lokal.

Lebih dari dua juta jam kerja telah tercatat tanpa insiden kehilangan waktu kerja (lost time incident/LTI) hingga Maret 2026. Ini menunjukkan bahwa proyek ini dikelola dengan baik dan memperhatikan aspek keselamatan kerja dengan serius.

Proyek Manpatu dikategorikan sebagai program jalur cepat (fast track) yang dikerjakan dengan jadwal yang ketat pasca penemuan gas pada tahun 2022. Diharapkan fasilitas Manpatu akan mulai beroperasi pada kuartal pertama tahun 2027, dan ini merupakan target yang ambisius namun sangat mungkin untuk dicapai.

    ➡️ Baca Juga: Cara Aman Mudik untuk Penderita Aritmia Menurut Dokter Ahli yang Perlu Anda Ketahui

    ➡️ Baca Juga: Carrick Mengomentari Panggilan Timnas Inggris untuk Harry Maguire dan Kobbie Mainoo

    Related Articles

    Back to top button