Polda Sumsel Rencanakan Panen Bawang Putih Sebanyak 810 Ton pada November 2026

Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berkomitmen untuk mendukung program swasembada pangan nasional dengan melaksanakan penanaman bawang putih secara serentak di lima wilayah Polres. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 19 Agustus ini mengalokasikan lahan seluas 81 hektare, dengan target hasil panen mencapai 810 ton bawang putih pada bulan November 2026.
Kegiatan ini di pusatkan di kawasan perkebunan Dusun 3, Desa Gunung Agung, Kecamatan Semende Darat Tengah, di Kabupaten Muara Enim. Penanaman ini dipimpin oleh Kapolda Sumsel, Irjen Sandi Nugroho. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional yang terhubung dengan aktivitas serupa di Sembalun, Nusa Tenggara Barat.
Program nasional ini merupakan langkah strategis untuk mendukung cita-cita pemerintah dalam memperkuat kemandirian pangan, dengan fokus pada bawang putih. Saat ini, Indonesia masih bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan bawang putih sekitar 90–95 persen, sehingga meningkatkan produksi lokal menjadi sangat penting demi mencapai swasembada pangan.
Dalam penanaman serentak kali ini, Polda Sumsel memanfaatkan 9,6 hektare lahan yang sudah siap untuk ditanami, menggunakan bibit bawang putih seberat 7,7 ton dari total 44,7 ton bibit yang tersedia. Varietas yang ditanam terdiri dari Sangga Sembalun, Lumbu Hijau, dan Lumbu Putih, melibatkan 113 petani dari 14 kelompok tani.
Kapolda Sumsel, Irjen Sandi Nugroho, menjelaskan bahwa pengembangan bawang putih ini dilakukan melalui lima Polres di wilayahnya, dengan memperhatikan karakteristik lahan dan jenis varietas yang sesuai untuk setiap daerah.
“Secara keseluruhan, total lahan yang disiapkan untuk penanaman bawang putih di wilayah Polda Sumatera Selatan adalah 81 hektare. Kami menargetkan panen sebanyak 810 ton, yang insya Allah akan dilaksanakan pada bulan November 2026,” ungkap Sandi.
Lima wilayah Polres yang terlibat dalam kegiatan ini meliputi Polres Muara Enim dengan lahan seluas 20 hektare menggunakan varietas Lumbu Hijau; Polres Lahat seluas 15 hektare dengan varietas Lumbu Putih; Polres Pagar Alam seluas 21 hektare dengan varietas Sangga Sembalun; Polres OKU Selatan seluas 15 hektare juga dengan varietas Sangga Sembalun; serta Polres Empat Lawang seluas 10 hektare dengan varietas Sangga Sembalun.
Secara keseluruhan, penanaman serentak pada 19 Agustus 2026 ini diadakan di 14 Polda dan 59 Polres, dengan total lahan yang digarap mencapai 279,53 hektare. Potensi hasilnya diperkirakan mencapai sekitar 2.795,3 ton, melibatkan 110 kelompok tani dan 2.174 petani. Tiga provinsi lainnya juga dijadwalkan untuk melaksanakan program serupa dalam waktu dekat.
➡️ Baca Juga: Indonesia Kejar Swasembada Aspal, Namun Asbuton Produksi RI Justru Diminati China
➡️ Baca Juga: Jam Tangan Pintar Terbaik untuk Memantau Aktivitas Olahraga Harian Anda Secara Efektif




