Gates of Olympus hadirkan bagi-bagi bonus kuil zeus dengan hadiah berlapis

Slot online berikan bagi-bagi bonus festival keberuntungan nusantara dengan sensasi menarik

Super scatter sajikan bagi-bagi bonus super emerald celebration dengan hadiah istimewa

Starlight Princess tawarkan bagi-bagi bonus aurora moonlight legacy dengan sensasi menawan

Wild Bounty tawarkan bagi-bagi bonus olympus jewel journey dengan kejutan istimewa

Pola perilaku pengguna terhadap pembaruan mahjong ways

Algoritma dan mahjong ways menjadi dua topik yang sering bertemu di ruang forum diskusi online paling lengkap

Panduan slot online premium dengan fitur yang banyak dicari pemain

Super scatter hadirkan bagi-bagi bonus reel petir dengan peluang istimewa

Slot online hadirkan bagi-bagi bonus harta karun impian dengan peluang premium

Starlight Princess sajikan bagi-bagi bonus treasure empire vault dengan kejutan besar

Wild Bounty berikan bagi-bagi bonus frontier gold adventure dengan hadiah menarik

Pran data modern yang menunjukkan hasil permainan mahjong wins3 dan meningkatkan performa

Super scatter hadirkan bagi-bagi bonus putaran kilat dengan efek modern

Gates of Olympus hadirkan bonus storm boost dengan hadiah variatif

Pragmatic Play tawarkan bagi-bagi bonus scatter supreme dengan hadiah modern

Evaluasi sistem mekanis terbaru pada fitur mahjong ways

Habanero hadirkan bagi-bagi bonus fortune celebration realm dengan bonus menarik

Slot dana tanpa potongan paling gacor dengan sensasi berkelas

Pran data modern yang menunjukkan hasil permainan mahjong wins3 dan permainan digital

Rahasia algoritma adaptif gameplay interaktif pg soft

depo 10k depo 10k
berita

Empat Anggota BAIS TNI Ditahan Terkait Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS

Jakarta – Kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus, mengalami perkembangan signifikan. Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI telah resmi menetapkan empat anggota aktif sebagai tersangka dalam kasus ini.

Keempat tersangka berasal dari Detasemen Markas (Denma) BAIS TNI. Mereka memiliki inisial SL (Lettu), NDP (Kapten), BHW (Lettu), dan ES (Serda), dan berasal dari Angkatan Udara (AU) serta Angkatan Laut (AL).

“Keempat pelaku telah resmi ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, dalam keterangan pers yang dirilis pada Rabu, 1 April 2026.

Lebih jauh, para tersangka kini ditahan di fasilitas militer dengan pengamanan ketat di Pomdam Jaya Guntur sejak 18 Maret 2026. Mereka dijerat dengan pasal penganiayaan.

“Pasal yang dikenakan kepada para tersangka adalah pasal penganiayaan,” tambahnya.

Meskipun penetapan tersangka telah dilakukan, pihak TNI belum memberikan penjelasan mendetail mengenai motif serta kronologi lengkap dari insiden tersebut. Proses penyidikan masih berlangsung untuk mengungkap lebih lanjut peran masing-masing individu yang terlibat.

Diketahui, keempat prajurit TNI terlibat dalam penyiraman air keras yang ditujukan kepada Andrie Yunus, yang menjabat sebagai Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Pernyataan ini disampaikan oleh Danpuspom TNI Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Yusri Nuryanto, yang mengakui baru mendapatkan informasi mengenai keterlibatan mereka pada Rabu, 18 Maret 2026 pagi.

“Pagi ini, saya menerima informasi dari Denma BAIS TNI mengenai empat individu yang diduga melakukan tindakan penganiayaan terhadap Andrie Yunus,” jelas Yusri dalam konferensi pers yang berlangsung pada Rabu, 18 Maret 2026.

Yusri menekankan bahwa keempat prajurit tersebut telah diamankan dan pihaknya sedang berusaha mendalami motif di balik aksi penyiraman air keras tersebut.

“Kami masih menyelidiki apa yang menjadi latar belakang tindakan keempat pelaku ini,” ungkapnya.

Atensi dari Presiden Prabowo

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyatakan bahwa kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, adalah tindakan kriminal yang serius dan tergolong sebagai terorisme.

Ia menekankan pentingnya untuk mengusut tuntas insiden serangan air keras ini hingga menemukan pihak-pihak yang berada di balik peristiwa tersebut.

    ➡️ Baca Juga: Pengalaman Basuki Hadimuljono Selama Setahun di IKN: Ragam Kuliner yang Menarik

    ➡️ Baca Juga: Investasi Saham untuk Dana Darurat: Langkah Tepat untuk Keamanan Finansial Anda

    Related Articles

    Back to top button