Perbandingan Penampilan Dua Vokalis Dewa 19: Ello Flamboyan, Ari Lasso Simpel dan Elegan

Dua vokalis yang pernah menandai sejarah Dewa 19, Marcello Tahitoe atau yang akrab disapa Ello, serta Ari Lasso, menunjukkan perbedaan mencolok dalam cara mereka berpenampilan ketika tampil di atas panggung. Ello dikenal dengan gaya flamboyan yang kaya akan aksesori mencolok, sementara Ari Lasso lebih memilih pendekatan yang sederhana namun tetap elegan, dengan satu perhiasan yang mencerminkan karakternya.
Konser SNADA Indonesia 2026 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, menjadi panggung bagi keduanya untuk menunjukkan gaya masing-masing. Meskipun keduanya memanfaatkan aksesori untuk melengkapi penampilan, pilihan perhiasan yang mereka kenakan jelas mencerminkan dua pendekatan yang berbeda.
Ello tampil dengan berani, mengenakan beberapa kalung berlian yang dipadukan untuk menciptakan kesan yang dinamis. Di sisi lain, Ari Lasso memilih liontin salib berbahan rose gold yang memiliki desain tebal dan karakter yang kuat. Keduanya menunjukkan bahwa gaya panggung adalah bentuk ekspresi yang dapat disesuaikan dengan kepribadian masing-masing musisi.
Ello Tampil Flamboyan dengan Kalung Berlapis
Karakter ekspresif Ello sangat terlihat dari pilihan aksesori yang dikenakannya. Ia mengombinasikan tiga kalung berlian dengan panjang yang bervariasi, yang dipadukan dengan anting panjang untuk menambah kesan edgy dan flamboyan.
Teknik layering yang diterapkan Ello, yaitu mengenakan beberapa perhiasan sekaligus, membuat penampilannya semakin menarik. Variasi panjang kalung menciptakan dimensi visual yang kaya, sementara perpaduan aksesori memberikan aksen yang kuat tanpa menghilangkan kepribadian energiknya di atas panggung.
Bagi seorang musisi, penampilan visual adalah bagian penting dari identitas di hadapan penonton. Pilihan aksesori Ello menunjukkan bahwa perhiasan dapat berfungsi sebagai elemen ekspresi yang mendalam, bukan sekadar pelengkap busana biasa.
Gaya yang diusung Ello juga membuka peluang untuk bereksperimen dengan berbagai bentuk dan jumlah aksesori. Alih-alih terfokus pada satu perhiasan utama, ia lebih memilih kombinasi beberapa elemen yang menghasilkan tampilan yang lebih berani dan menarik.
Ari Lasso Pilih Liontin Salib yang Simpel
Berbeda dengan Ello yang flamboyan, Ari Lasso mengambil pendekatan yang lebih minimalis. Dalam konser SNADA Indonesia 2026, ia mengenakan liontin salib berbahan rose gold dengan desain chunky yang mencolok.
Meskipun hanya mengandalkan satu aksesori utama, bentuk liontin yang menonjol tetap menjadikan elemen tersebut sebagai bagian penting dari penampilan Ari di atas panggung. Pilihan ini menunjukkan bahwa gaya yang sederhana bisa tetap menghadirkan pernyataan yang kuat tanpa harus menggabungkan banyak perhiasan.
Kedua vokalis ini, meskipun berbeda dalam pendekatan, memperlihatkan bahwa penampilan di atas panggung bisa menjadi cerminan dari kepribadian mereka. Dengan cara mereka masing-masing, Ello dan Ari Lasso menunjukkan kepada kita bahwa gaya bisa bervariasi, dan yang terpenting adalah bagaimana mereka mengekspresikan diri mereka melalui pilihan fashion yang mereka buat.
Dengan demikian, penampilan vokalis Dewa 19 tidak hanya menjadi sekadar tontonan, tetapi juga sebuah pernyataan artistik yang kuat. Baik Ello dengan flamboyannya maupun Ari Lasso dengan kesederhanaannya, keduanya berhasil mengukir identitas yang kuat di hadapan penggemar.
➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Menjual Produk Bisnis Rumahan Secara Online Melalui Pemasaran Digital
➡️ Baca Juga: Operasional Pusat Data Nasional (PDN) Cikarang Molor



