Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

Ibu Dibunuh, Dibakar, dan Dimutilasi Anak Karena Tidak Diberi Uang Judol

Motif di balik tindakan kejam seorang anak yang menghilangkan nyawa ibunya di Sumatera Selatan kini mulai terkuak. Penyelidikan menunjukkan bahwa peristiwa tragis ini dipicu oleh kecanduan pelaku terhadap permainan judi online.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lahat, Muhammad Ridho Pradani, mengungkapkan bahwa pelaku yang berinisial AF (23) tega menghabisi ibunya, SA (63), setelah merasa marah karena tidak diberikan uang untuk bermain judi.

“Motif awalnya adalah karena pelaku merasa kesal tidak diberi uang untuk berjudi secara daring,” jelasnya pada Kamis, 9 April 2026.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat mengenai penemuan potongan tubuh di sebuah kebun yang terletak di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang.

Tim kepolisian segera melakukan investigasi di lokasi kejadian, melakukan evakuasi, serta memeriksa saksi-saksi. Penyelidikan tersebut akhirnya mengarah kepada pelaku yang ditangkap di sebuah penginapan di daerah Lahat pada Rabu, 8 April 2026.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, terungkap bahwa pembunuhan tersebut terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026, siang hari di Desa Danau Belidang, Kecamatan Mulak Sebingkai. Pelaku diduga menggunakan senjata tajam, berupa parang, untuk menghabisi nyawa korban.

Setelah menghabisi ibunya, pelaku berusaha menghilangkan jejak dengan membakar tubuh korban. Namun, upaya tersebut tidak berhasil, sehingga pelaku memutilasi tubuh ibunya menjadi beberapa bagian dan memasukkannya ke dalam tiga karung plastik.

Bagian-bagian tubuh korban kemudian diangkut ke kebun di Desa Karang Dalam untuk dikuburkan. Untuk menyamarkan aksinya, pelaku bahkan meminta bantuan orang lain untuk menggali lubang dengan alasan keperluan kebun.

Pihak kepolisian menyita barang bukti berupa tiga karung plastik yang digunakan untuk menyimpan potongan tubuh korban. Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk melengkapi alat bukti dan melakukan pemeriksaan tambahan terhadap tersangka guna mengungkap kasus ini secara menyeluruh.

Atas tindakan brutal tersebut, pelaku dijerat dengan Pasal 458 Ayat (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 mengenai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman yang berat, mulai dari hukuman mati, penjara seumur hidup, hingga penjara maksimal 20 tahun.

    ➡️ Baca Juga: WFH Sebagai Solusi Efisien Energi di Tengah Krisis, Seberapa Efektif Kebijakan Ini?

    ➡️ Baca Juga: Layanan SIM Keliling Tersedia Sabtu 15 Agustus, Cek Lokasinya Sekarang!

    Related Articles

    Back to top button