depo 10k depo 10k
bola

Erick Thohir Ungkap Realita Timnas dan Misi Besar Herdman Menuju Piala Dunia 2030

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa proses pembangunan tim nasional tidak bisa dilakukan secara instan. Ia memberikan apresiasi yang tinggi kepada pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, yang dinilai memiliki pandangan realistis dan komitmen kuat dalam merestrukturisasi skuad Garuda.

Pernyataan tersebut disampaikan Erick setelah menghadiri PSSI Awards di Jakarta, di mana Indonesia berhasil meraih kemenangan meyakinkan atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026.

Erick menyatakan bahwa apa yang disampaikan Herdman dalam konferensi pers pertamanya merupakan sinyal penting bahwa pembangunan timnas kini berada pada jalur yang benar.

Ia menekankan bahwa Herdman telah menegaskan pentingnya proses dalam membangun tim nasional, yang tidak dapat dicapai dalam waktu singkat. Menurutnya, komitmen pelatih tersebut perlu didukung oleh semua pihak demi kemajuan tim.

Lebih lanjut, Erick menekankan bahwa Herdman juga mengingatkan bahwa performa tim nasional tidak akan selalu konsisten. Ada kalanya tim mengalami fase naik dan turun, dan ini harus diterima sebagai bagian dari proses yang wajar.

Ia menambahkan bahwa meskipun tim nasional akan mengalami pasang surut, hal terpenting adalah adanya program yang terstruktur dan berkelanjutan dalam pembangunannya.

Sementara itu, Herdman sendiri sebelumnya menyatakan bahwa proyek yang ia jalankan dengan Timnas Indonesia tidak bersifat jangka pendek. Sejak ditunjuk dua bulan lalu, ia telah merencanakan langkah besar untuk tiga tahun ke depan.

Pelatih asal Kanada ini percaya bahwa pembangunan tim harus dilakukan secara bertahap. Tidak ada hasil yang dapat diraih dengan cepat, dan segala proses yang dilakukan saat ini diarahkan untuk mencapai satu tujuan besar, yaitu membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030.

Kemenangan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi awal yang menggembirakan bagi era kepelatihan Herdman. Erick pun menganggap hasil tersebut sebagai langkah positif, meski ia mengingatkan bahwa perjalanan menuju sukses masih panjang.

Ujian selanjutnya akan dihadapi Indonesia saat berhadapan dengan Bulgaria dalam laga terakhir FIFA Series di SUGBK pada malam hari. Pertandingan ini dipastikan akan menjadi tantangan yang tidak mudah.

Bulgaria, yang tercatat pernah tampil tujuh kali di Piala Dunia, saat ini berada di peringkat 87 dunia, jauh lebih tinggi dibandingkan Indonesia yang berada di posisi 122.

    ➡️ Baca Juga: Ukuran Progres Latihan Gym yang Efektif Tanpa Menggunakan Alat Rumit

    ➡️ Baca Juga: Tiga Pelaku Penganiayaan Ditangkap Polda Metro Usai Konfrontasi Kasus TPKS

    Related Articles

    Back to top button