Mahasiswa Menguatkan Tata Kelola Program MBG dengan Dukungan Penuh dan Komprehensif

Dewan Pimpinan Pusat Advokasi Rakyat untuk Nusantara (DPP ARUN) memberikan dukungan tanpa syarat terhadap inisiatif yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Menjawab (AMM) dalam melaksanakan riset dan program live in di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Pernyataan dukungan ini disampaikan setelah berlangsungnya diskusi kolaboratif dengan Aliansi Mahasiswa Menjawab, yang berfokus pada tema utama “Pemaparan Hasil Pra Riset Live In di Dapur SPPG Mekar Baru Tangerang & Diskusi Implementasi Pasal 33 UUD 1945”.
Pertemuan strategis tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pengurus DPP ARUN, LBH Tridharma Indonesia, Koordinator Kecamatan BGN Mekar Baru, Srikandi DPP ARUN, pelaku UMKM dalam rantai pasok SPPG Mekar Baru, BUMDes Mekar Baru, PIC SPPG Muli Merauke, Asisten Lapangan SPPG Mekar Baru, serta perwakilan dari enam yayasan yang mengelola program SPPG.
DPP ARUN mengungkapkan dukungan moril yang kuat terhadap upaya riset dan program live in yang dijalankan oleh Aliansi Mahasiswa Menjawab di berbagai SPPG di seluruh Indonesia.
Ketua Umum DPP ARUN, Bob Hasan, menegaskan bahwa langkah yang diambil oleh mahasiswa merupakan peta jalan untuk mewujudkan keadilan sosial dengan semangat kemanusiaan yang beradab dan adil.
“ARUN memberikan dukungan penuh terhadap gerakan akademis yang memperjuangkan kepentingan rakyat,” ungkap Bob Hasan di kantor DPP ARUN yang terletak di Jakarta pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Hasil pra-riset dan program live in di SPPG Mekar Baru, Tangerang, Banten, menunjukkan dampak nyata dari tata kelola SPPG terhadap ekonomi lokal, asalkan dilaksanakan sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (juklak), petunjuk teknis (juknis), dan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025.
Sekretaris Jenderal DPP ARUN, Bungas T. Fernando Duling, menjelaskan bahwa temuan dari riset AMM menunjukkan dampak yang jelas dan signifikan dari Pasal 33 UUD 1945 terhadap pertumbuhan ekonomi mikro.
“Partisipasi UMKM sebagai bagian dari rantai pasok dan keterlibatan tenaga kerja lokal sebagai relawan dapur terbukti dapat meningkatkan daya beli masyarakat di daerah tersebut,” kata Nando.
Ketua Srikandi DPP ARUN, Linda Kartika Dewi, juga menyatakan dukungannya yang kuat terhadap riset yang dilakukan oleh AMM.
Ia menekankan pentingnya sinkronisasi tiga data kunci, yaitu keterbukaan data capaian, pertumbuhan gizi para penerima manfaat program MBG; data real-time mengenai serapan rantai pasok dari UMKM, koperasi, petani, dan peternak lokal di SPPG; serta data pertumbuhan daya beli masyarakat yang dihasilkan dari penyerapan tenaga kerja/relawan dapur.
➡️ Baca Juga: Rekomendasi Laptop Podcasting Dan Audio Editing Dengan Speaker Internal Jernih
➡️ Baca Juga: Manfaat Latihan Fokus Mata untuk Atlet dalam Meningkatkan Reaksi dan Ketajaman Mereka




