32 Remaja di Depok Ditangkap Polisi Sebelum Tawuran, 8 Senjata Tajam Disita

Rencana tawuran sekelompok remaja di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, berhasil digagalkan oleh Tim Perintis Presisi Polres Metro Depok. Sebanyak 32 remaja yang diduga akan terlibat dalam aksi tersebut berhasil diamankan sebelum insiden yang tidak diinginkan terjadi.
Dalam operasi ini, polisi juga berhasil menyita delapan senjata tajam. Senjata-senjata tersebut ditemukan saat petugas melakukan pemeriksaan terhadap para remaja yang terlibat.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Depok, Ajun Komisaris Polisi Hendra Kurniawan, menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari patroli yang dilakukan oleh Tim Perintis Presisi pada Sabtu, 29 Agustus 2026, sekitar pukul 00.00 WIB.
Patroli tersebut awalnya berfokus pada wilayah Tapos. Pada saat itu, petugas tidak menemukan indikasi gangguan keamanan seperti begal atau tawuran.
Namun, situasi berubah ketika petugas melanjutkan patroli mereka ke Jalan Ciampeun. Di sana, polisi mengamati sekelompok pemuda yang berperilaku mencurigakan.
“Saat Tim melanjutkan patroli di Jalan Ciampeun, mereka melihat sekelompok pemuda dengan gerakan yang mencolok,” kata Hendra pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap tujuh remaja yang terlihat mencurigakan. Namun, dari pemeriksaan awal tersebut, tidak ditemukan tanda-tanda gangguan keamanan atau indikasi tawuran.
Tak lama setelah itu, warga sekitar melaporkan adanya sekelompok pemuda yang diduga sedang merencanakan tawuran di Jalan Perikanan Raya, Pancoran Mas.
Menanggapi laporan tersebut, Tim Perintis Presisi segera menuju lokasi. Setibanya di sana, polisi membubarkan kerumunan remaja dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Tim berhasil membubarkan sekelompok remaja tersebut dan melakukan pemeriksaan terhadap total 32 remaja,” tambahnya.
Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan delapan senjata tajam yang diduga digunakan dalam rencana tawuran tersebut.
Para remaja yang terlibat kemudian diberikan teguran serta imbauan untuk tidak terlibat dalam aksi serupa di masa mendatang. Polisi juga mengingatkan mereka tentang pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan bersama.
Patroli ini merupakan bagian dari upaya Tim Perintis Presisi Polres Metro Depok untuk mencegah terjadinya tawuran dan gangguan keamanan, terutama di daerah yang rawan pada malam hingga dini hari.
➡️ Baca Juga: Bos Ayam Goreng Bekasi Temukan Pegawainya Termutilasi di Dalam Freezer
➡️ Baca Juga: 205 Titik Berbagi Bulan Suci, Bantuan untuk Anak Yatim dan Pejuang Kanker



