Sinergi antara Industri Kreatif dan Keuangan Syariah Menciptakan Peluang Ekonomi Baru

Jakarta – Pertumbuhan industri kreatif saat ini membuka banyak peluang bagi berbagai sektor untuk saling terhubung dan menciptakan nilai ekonomi yang lebih signifikan. Kolaborasi antara pelaku usaha, jaringan distribusi, dan lembaga keuangan menjadi kunci utama dalam memperkuat rantai bisnis, memperluas jangkauan pasar, serta memudahkan proses transaksi bagi konsumen.
Dalam sektor fesyen, kerja sama lintas industri juga sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekosistem halal. Keterkaitan antara desainer, produsen, peritel, konsumen, dan penyedia layanan keuangan berperan dalam memperkuat rantai nilai halal, sekaligus mendorong pemanfaatan layanan keuangan syariah dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.
Salah satu langkah konkret dalam upaya ini diambil oleh Bank Mega Syariah, yang berperan sebagai Official Bank Partner dalam ajang Metro Modest Fashion Week (MMFW) 2026. Setelah sukses diadakan di Solo dan Depok, event ini kini berlanjut ke Makassar sebagai kota ketiga dalam rangkaian acara MMFW 2026.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang untuk mempertemukan masyarakat dengan berbagai karya modest fashion, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku industri kreatif dan sektor keuangan untuk memperkuat kolaborasi mereka.
Hanusa Prahara, Direktur Risiko dan Kepatuhan Bank Mega Syariah, menyatakan bahwa partisipasi perusahaan dalam MMFW 2026 merupakan langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan gaya hidup halal dan mempercepat perkembangan industri modest fashion di tanah air.
Menurut Hanusa, penting bagi layanan keuangan syariah untuk lebih dekat dengan aktivitas masyarakat agar bisa digunakan dengan mudah dalam berbagai kebutuhan sehari-hari.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa layanan syariah dapat digunakan secara natural dalam aktivitas sehari-hari dan memberikan pengalaman transaksi yang sama, atau bahkan lebih baik,” ungkap Hanusa dalam keterangannya pada Senin, 19 Oktober 2026.
Keterlibatan lembaga keuangan syariah dalam kegiatan industri kreatif merupakan salah satu cara efektif untuk memperkenalkan layanan transaksi kepada masyarakat. Dengan demikian, aktivitas belanja produk fesyen dapat berjalan seiring dengan pemanfaatan layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah.
Kolaborasi ini juga menunjukkan bahwa pengembangan industri halal tidak hanya berfokus pada produk yang dihasilkan. Dukungan dari jaringan distribusi, akses konsumen, serta layanan pembayaran menjadi bagian integral dari ekosistem yang saling terkait dan saling mendukung.
➡️ Baca Juga: Ketakutan Mengejutkan: Afrika Akan Terbelah Jadi Dua
➡️ Baca Juga: BPJS Kesehatan Depok: Pentingnya Disiplin Membayar Iuran JKN Tepat Waktu




