Sarmuji Mengungkap Pengetahuan Terbarunya Menjelang Pelantikan Sebagai Menteri Perindustrian

Jakarta – Menteri Perindustrian yang baru dilantik, Muhammad Sarmuji, mengungkapkan bahwa sektor industri memiliki peran kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja di Indonesia.
Sarmuji menyampaikan pernyataan tersebut setelah resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada hari Kamis.
“Saya menerima kabar kepastian ini pagi tadi. Tugas ini tentu bukanlah hal yang ringan, sebab sektor industri harus menjadi penggerak utama bagi perkembangan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja,” ungkap Sarmuji setelah pelantikan.
Dia menekankan pentingnya untuk mengidentifikasi dan memperbaiki berbagai tantangan yang dihadapi oleh sektor industri secara bertahap.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar itu menegaskan bahwa industri yang berhubungan langsung dengan penyerapan tenaga kerja dan memiliki potensi untuk menjadi penggerak ekonomi akan menjadi fokus utama.
“Contohnya adalah industri sepatu, industri tekstil, dan sektor-sektor lainnya,” jelasnya.
Dalam menjalankan amanah tersebut, Sarmuji menekankan perlunya kolaborasi antara Kementerian Perindustrian dan kementerian lain yang terkait.
Dia menyebutkan bahwa Kementerian Investasi dan Hilirisasi berperan dalam aspek hulu investasi, sementara Kementerian Perdagangan berfokus pada kebijakan impor untuk mendukung kebutuhan industri.
Selain itu, Kementerian Keuangan juga akan terlibat dalam diskusi mengenai pemberian insentif yang diperlukan agar industri dapat berkembang.
“Masih banyak yang perlu kita selesaikan,” ujarnya.
Ketika ditanya mengenai apakah Kementerian Perindustrian akan berada di bawah koordinasi kementerian koordinator baru, yakni Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Sarmuji memberikan jawaban yang tidak pasti.
“Sepertinya,” jawabnya singkat.
Sebelumnya, Presiden Prabowo melantik Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian, menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita di Istana Negara, Jakarta, pada hari Kamis.
Selain Sarmuji, beberapa pejabat negara lainnya juga dilantik oleh Presiden di Istana Negara, termasuk Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan, dan sejumlah menteri lainnya yang mengisi posisi strategis di pemerintahan.
➡️ Baca Juga: MPLS Ramah: Menyambut Tahun Ajaran Baru dengan Semangat Positif
➡️ Baca Juga: Rahasia Shake-to-Undo Level 2: Batalin Hapus Foto Bahkan Setelah 10 Menit




