Slot PGSoft memperkenalkan variasi tema dalam koleksi game modern

Perkembangan teknologi mahjong ways membentuk komunitas kreatif

Super scatter menampilkan elemen grafis berwarna dengan gaya yang dinamis

Gates of Olympus sajikan bagi-bagi bonus fortune golden festival dengan sensasi berkelas

Slot online dengan fitur sticky wild dan keunggulannya

Evolusi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi dinamika transformasi big data

depo 10k depo 10k
berita

Transformasi Digital Mendorong Media Lokal untuk Mempertahankan Kualitas Jurnalistik

Jakarta – Perkembangan media di tingkat lokal menjadi salah satu topik penting dalam diskusi yang diadakan oleh Anggota Kelompok Kerja Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers Dewan Pers, Dar Edi Yoga, bersama tokoh masyarakat Kotamobagu, Sulawesi Utara, Sudirman Sulaiman, di Kantor Dewan Pers.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab ini menjadi ajang untuk bertukar pandangan tentang dinamika sosial serta kemajuan ekosistem media di daerah.

Sudirman Sulaiman, yang lebih dikenal dengan sebutan Haji Ninong, menyampaikan pandangannya terkait kondisi masyarakat dan perkembangan informasi di Kotamobagu serta sekitarnya. Ia menegaskan bahwa media lokal memainkan peran krusial sebagai penghubung informasi yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Dar Edi Yoga menekankan bahwa pertumbuhan media di daerah tidak terlepas dari tantangan yang dihadapi akibat transformasi digital. Media lokal dituntut untuk tetap menjaga kualitas jurnalistiknya, sekaligus harus mampu beradaptasi dengan perubahan dalam cara konsumsi informasi oleh masyarakat.

“Media di daerah memiliki peran yang sangat strategis. Kualitas informasi yang disampaikan bukan hanya sekadar berita, melainkan juga berperan dalam kehidupan masyarakat dan turut serta dalam pengawasan pembangunan daerah,” ungkap Dar Edi Yoga pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Ia menambahkan bahwa untuk memperkuat media lokal, perlu adanya kolaborasi antara jurnalis, masyarakat, pemerintah daerah, organisasi profesi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Dalam era informasi yang cepat melalui media sosial, media profesional dituntut untuk lebih mengedepankan aspek verifikasi, akurasi, dan keberimbangan dalam pemberitaannya.

Pertemuan ini juga merupakan langkah untuk memperluas komunikasi antara Dewan Pers dan berbagai elemen masyarakat di daerah. Masukan dari masyarakat dianggap sangat berharga agar perkembangan media tetap relevan dengan kebutuhan publik.

Dari Kotamobagu, pesan yang disampaikan sangat jelas: media lokal harus aktif berpartisipasi dalam perubahan, bukan hanya menjadi penonton, tetapi menjadi bagian penting yang menentukan arah perubahan tersebut.

    ➡️ Baca Juga: 10 Tips Gaya Hidup Terbaik Tahun Ini

    ➡️ Baca Juga: Pelaku Pemerasan Sahroni Mengaku Sebagai Kabiro Penindakan KPK

    Related Articles

    Back to top button