Pelatih Timnas Malaysia Mengakui Keterbatasan Tim Hadapi Vietnam dalam Pertandingan

Pelatih Tim Nasional Malaysia, Tan Cheng Hoe, mencatatkan rekor yang kurang mengesankan ketika berhadapan dengan Vietnam. Sejak menjabat sebagai pelatih Harimau Malaya, ia belum pernah meraih satu pun kemenangan dari enam pertandingan melawan tim asal Vietnam tersebut.
Kini, peluang untuk mengubah catatan buruk itu kembali muncul. Malaysia akan melawan Vietnam dalam leg pertama semifinal Piala AFF 2026 yang akan digelar di Stadion Kuala Lumpur pada hari Minggu, 16 Agustus 2026.
Pertandingan antara Malaysia dan Vietnam dijadwalkan berlangsung pada pukul 20.00 WIB dan dapat disaksikan secara langsung melalui saluran iNews.
Pertarungan ini akan menjadi pertemuan ketujuh bagi Tan Cheng Hoe melawan Vietnam sebagai pelatih Malaysia. Namun, sayangnya, semua pertemuan sebelumnya berakhir tanpa kemenangan bagi Harimau Malaya.
Tan Cheng Hoe mengakui bahwa Vietnam berada dalam performa terbaiknya di bawah asuhan pelatih Park Hang-seo saat mereka bertemu di laga-laga sebelumnya.
“Saya tidak memiliki catatan yang baik melawan Vietnam karena saat saya melatih tim nasional, mereka memiliki tim yang sangat kompetitif di bawah pelatih Park. Kami menghormati keahlian beliau sebagai pelatih, dan saya akui, kami kesulitan untuk mengalahkan mereka,” ungkap Tan Cheng Hoe saat diwawancarai oleh media.
Pertemuan antara Malaysia dan Vietnam di Piala AFF juga lebih banyak berpihak kepada The Golden Star Warriors, dengan statistik yang menunjukkan dominasi Vietnam dalam turnamen ini.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh 11v11, kedua negara telah bertanding sebanyak 14 kali di Piala AFF. Dari jumlah tersebut, Vietnam sukses meraih sembilan kemenangan, sementara Malaysia hanya mencatatkan tiga kemenangan. Dua laga lainnya berakhir imbang.
Hal ini menunjukkan bahwa Malaysia menghadapi tantangan besar jika ingin melangkah ke final Piala AFF 2026. Meskipun demikian, Harimau Malaya memiliki motivasi yang kuat untuk membalikkan keadaan, setelah berhasil kembali ke semifinal setelah absen dari fase gugur pada edisi sebelumnya.
Malaysia lolos ke semifinal sebagai runner-up Grup B, sedangkan Vietnam memasuki fase ini dengan predikat juara Grup A. Tan Cheng Hoe menyadari bahwa Vietnam memiliki sejumlah pemain yang berpotensi menjadi ancaman serius bagi lini pertahanan timnya.
“Menjelang turnamen ini, kami sudah mengetahui bahwa Vietnam memiliki beberapa pemain yang dinaturalisasi dan sangat berbahaya dalam menyerang. Karena itu, kami harus siap menghadapi serangan cepat mereka, serta kombinasi permainan yang sangat efektif dan kekuatan di sektor serangan,” jelas Tan.
Ia juga menyoroti peran kapten Vietnam, Nguyen Quang Hai, yang menurutnya memiliki kemampuan distribusi bola yang sangat baik. Pemain dengan nomor punggung 14 ini dianggap sebagai salah satu kunci dalam strategi permainan Vietnam yang perlu diwaspadai oleh tim Malaysia.
➡️ Baca Juga: Petani Organik Gandeng E-commerce Lokal untuk Distribusi
➡️ Baca Juga: Banggar dan Kepala BGN Gelar Rapat di DPR untuk Bahas Pelaksanaan Program MBG




