7 Fakta Menarik Film Ayah: Vino G Bastian dan Marsha Timothy Jadi Rival, Ziva Magnolya Debut Akting

Film Ayah: Aku Mau Cerita menarik perhatian masyarakat ketika dirilis pada Agustus 2026. Film ini bukan hanya mengangkat tema konflik keluarga yang menyentuh, tetapi juga menghadirkan kolaborasi menarik antara Vino G Bastian dan Marsha Timothy yang berperan sebagai karakter yang bertentangan.
Dalam proyek ini, Vino berperan sebagai Andi Budiman, seorang ayah yang sederhana yang terperangkap dalam masalah besar ketika putrinya mengalami trauma. Sementara itu, Marsha mengambil peran yang memberikan perspektif berbeda, sehingga semakin memperumit dinamika cerita yang ada.
Disutradarai oleh Danial Rifki, film ini dijadwalkan untuk tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026. Sebelum menyaksikannya, ada beberapa fakta menarik mengenai film Ayah: Aku Mau Cerita yang patut untuk diketahui.
Salah satu daya tarik utama dari film ini adalah interaksi antara Vino G Bastian dan Marsha Timothy. Di dunia nyata, mereka adalah pasangan suami istri, namun dalam film ini, hubungan mereka terbalik dengan karakter yang mereka perankan.
Kedua karakter tersebut memiliki pandangan yang berbeda terkait masalah yang mereka hadapi, menciptakan ketegangan yang menarik dalam alur cerita.
Perbedaan perspektif ini memungkinkan chemistry antara Vino dan Marsha tidak terbangun melalui elemen romantis, melainkan melalui konflik emosional yang intens dan ketegangan yang tercipta di antara mereka.
Situasi ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi keduanya, karena mereka harus mampu meyakinkan penonton bahwa karakter yang mereka perankan memiliki keyakinan dan kepentingan yang sangat berbeda.
Untuk menyesuaikan penampilannya dengan karakter Andi Budiman, Vino melakukan penyesuaian fisik yang signifikan. Ia menaikkan berat badan lebih dari 5 kilogram demi memberikan kesan yang lebih realistis.
Perubahan ini bertujuan agar karakter Andi terlihat lebih sesuai dengan sosok ayah yang memiliki anak remaja. Vino menjelaskan bahwa setelah menonton versi orisinal film dan menerima masukan dari produser, dia diminta untuk memperlihatkan penampilan yang sedikit lebih tua. Namun, ia memilih untuk tidak menggunakan riasan kerutan pada wajahnya untuk menciptakan kesan usia.
Vino memutuskan untuk mengubah bentuk tubuhnya sebagai pendekatan utama, bukan hanya sekadar menambahkan efek penuaan pada wajah. Ini juga berkaitan dengan kebiasaan karakter Andi yang lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk dan menonton film, menciptakan nuansa yang lebih mendalam bagi penonton.
➡️ Baca Juga: kualitas Kota Tangerang Jadi Primadona Hunian Urban di Indonesia
➡️ Baca Juga: PSSI Tegaskan Paspor Pemain Timnas Indonesia Sebagai Bukti Pengabdian kepada Tanah Air




