SIG Mendorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Lokal Pesisir Probolinggo secara Efektif

PT Semen Indonesia Tbk (SIG) telah melibatkan sepuluh relawan dari program Bakti BUMN 2026, yang diprakarsai oleh Badan Pengaturan BUMN dan Danantara. Kegiatan ini bertujuan untuk berkontribusi dalam pelestarian lingkungan, memberdayakan masyarakat pesisir, serta memberikan edukasi mengenai ekosistem bakau di Pantai Bahak, Probolinggo, Jawa Timur.
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan rasa solidaritas dan pengabdian karyawan BUMN kepada masyarakat sekitar. Program yang kini memasuki gelombang kesembilan ini dilaksanakan secara serentak pada 16 hingga 19 Agustus 2026 di sebelas lokasi, termasuk Aceh Tamiang, Samosir, Tanah Datar, Lampung Selatan, dan Probolinggo.
“Pantai Bahak memiliki potensi yang sangat besar baik sebagai kawasan konservasi maupun sebagai ruang edukasi dan pemberdayaan bagi masyarakat pesisir,” ujarnya dalam keterangan yang dirilis di Jakarta, pada Minggu, 6 September 2026.
Indra menambahkan bahwa peran SIG sebagai penanggung jawab RBB batch kesembilan di Pantai Bahak Probolinggo menjadi momentum penting untuk melanjutkan upaya pelestarian lingkungan yang telah dilakukan bersama masyarakat lokal, komunitas, serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Dia menekankan perlunya pelestarian ekosistem mangrove secara berkelanjutan dan melibatkan masyarakat agar manfaat yang diperoleh dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Melalui RBB, kami mengajak para relawan tidak hanya untuk menanam mangrove, tetapi juga untuk belajar bersama masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa acara ini mengusung tema GASPOL (Generasi Aktif Solidaritas Pesisir & Olah Lingkungan). RBB batch ke-8/9 di Probolinggo mengintegrasikan tiga pilar utama: lingkungan, pemberdayaan UMKM dan ekowisata, serta pendidikan dan literasi tentang ekosistem mangrove.
Selama pelaksanaan kegiatan, para relawan terlibat dalam berbagai aktivitas bersama masyarakat, seperti penanaman 5.000 bibit mangrove dan cemara udang, aksi bersih pantai, pelepasan 1.000 benih lele, pengecatan kawasan, hingga pembuatan rumah pembibitan.
Relawan juga memberikan pendampingan kepada UMKM pesisir melalui berbagai workshop, termasuk Go Digital, pengembangan branding dan pemasaran melalui marketplace, serta pelatihan dalam bidang ecotourism dan hospitality.
Serangkaian kegiatan ini semakin diperkuat melalui kolaborasi dengan SPPG Tongas Probolinggo dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk SD Dungun 1 dan MTs Negeri 3 Probolinggo. Kegiatan ini meliputi relawan yang mengajar, edukasi tentang gizi, kebersihan dan keamanan pangan, serta kampanye pengelolaan sampah dan pencegahan food waste.
➡️ Baca Juga: Tarif LRT Jabodebek Hanya Rp 8 pada 17 Agustus 2026, Berikut Penjelasan Lengkapnya
➡️ Baca Juga: Frame Generation di Konsol: Benarkah Bisa 120FPS Tanpa Ngurangin Kualitas?



